Pelaku Perdagangan Kulit Harimau Diamankan Polisi

Pelaku Perdagangan Kulit Harimau Diamankan Polisi

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Sumut, Kombes Pol Rony Samtana, memaparkan penangkapan penjualan kulit harimau di Mapolda Sumut, Kamis (31/1).

(jw/rzd)

Kamis, 31 Januari 2019 | 14:03

Analisadaily (Medan) - Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara mengamankan pelaku perdagangan kulit harimau di Dusun Pantai Gadung, Desa Bukit Mas, Kecamatan Besitang, Kabupaten Langkat. 

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Reskrimsus) Polda Sumut, Kombes Pol Rony Samtana mengatakan, pelaku yang diamankan oleh petugas berinisial IS. Pelaku diamankan setelah menjual kulit harimau (Phantera Tigris Sumatrae) kepada petugas yang menyamar menjadi pembeli.

"Setelah informasi itu kita dapat, petugas kemudian melakukan penyamaran sebagai pembeli dan berhasil mengamankan IS di rumahnya," katanya di Mapolda Sumut, Kamis (31/1).

Rony menjelaskan, saat diamankan petugas, turut disita dua lembar kulit satwa dilindungi yang masih dalam keadaan utuh, dan rencananya kulit tersebut akan dijual dengan pembeli yang hendak memesannya.

"Dua lembar kulit tersebut adalah satu kulit harimau sumatera dan 1 lembar kulit macan dahan (Neofelis Nebulosa). IS akan menjual kulit harimau itu dengan harga Rp 17 juta per lembar," jelasnya.

Rony mengungkapkan, berdasarkan keterangannya, IS mendapatkan kulit harimau itu dari H dan R yang berdomisili di Kuala Simpang dan Langkat. Saat ini kedua orang tersebut sedang dalam pengejaran pihak kepolisian.

"Dari keterangan pelaku dirinya hanya menjual kulit harimau, dan dirinya juga belum lama menjalankan bisnisnya itu," ungkapnya.

Rony menambahkan, pelaku dan barang buktinya itu masih dalam pemeriksaan petugas. "Selanjutnya, barang bukti 1 lembar kulit harimau Sumatera dan 1 lembar kulit macan dahan tersebut disita dan akan diserahkan ke BBKSDA Sumut," tambahnya.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar