Pelaku Penghina Presiden Bisa Bahasa Inggris dan Perancis

Pelaku Penghina Presiden Bisa Bahasa Inggris dan Perancis

Pelaku penghinaan terhadap Presiden dan Kapolri saat diamankan di Mapolda Sumut, Senin (21/8)

(jw/eal)

Senin, 21 Agustus 2017 | 19:59

Analisadaily (Medan) - Pelaku penghina Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian melalui Facebook, meretas jaringan Wi-Fi tetangganya secara otodidak. Selain itu, dia juga bisa berbahasa Inggris dan Prancis.

"Untuk masalah software, MFB menggunakannya secara otodidak. Bahkan dia bisa menggunakan dua bahasa secara pasif yaitu bahasa Inggris dan Prancis," kata Kapolrestabes Medan, Kombes Pol. Sandi Nugroho, Senin (21/8).

Sandi menjelaskan, MFB menggunakan dua unit laptop dalam melakukan aksinya tersebut. Saat menulis status berisi hinaan di Facebook, pelaku meretas jaringan Wi-Fi milik tetangganya.

"Dia belajar sendiri dengan melihat internet. Untuk saat ini dia murni melakukannya sendiri," jelas Sandi.

MFB mengaku menyebar status berisi penghinaan terhadap Presiden dan Kapolri ke dunia maya karena benci dan kecewa dengan pemerintahan maupun Polri.

"Latar belakangnya karena dia tidak puas dengan pemerintah dan Kapolri. Dalam aksinya, tersangka menggunakan akun dan foto palsu," ungkap Sandi.

Seperti diketahui, MFB diciduk polisi di rumahnya, Jalan Bono, Kelurahan Glugur Darat I, Kecamatan Medan Timur, Jumat (18/8) malam.

MFB ditangkap dengan barang bukti 2 unit laptop yang digunakan untuk mengedit gambar Presiden dan Kapolri lalu menyebarkan melalui jejaring sosial Facebook disertai kata-kata penghinaan.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar