Pelaku Dugaan Cabul Dibebaskan Polisi

Pelaku Dugaan Cabul Dibebaskan Polisi

Mapolsek Percut Sei Tuan

(dgh/eal)

Selasa, 29 Desember 2015 | 17:01

Analisadaily (Medan) - NR (7), bocah yang tinggal bersama ibunya di Kecamatan Percut Sei Tuan, terlihat pucat saat diwawancarai di depan Mapolsek Percut Sei Tuan, Selasa (29/12).

Siswa kelas 2 SD itu merupakan korban pencabulan yang diduga dilakukan oleh HSI, Selasa pekan lalu di rumah pelaku, Dusun Anggrek, Desa Sambirejo Timur, Percut Sei Tuan.

Korban yang didampingi ibunya, secara terbata menceritakan kejadian pencabulan yang ia alami. Awalnya ia disuruh sang ibu membeli mie sop. Setelah memberikan mie sop pada ibunya, korban kemudian disuruh HSI membeli rokok. Namun setelah rokok dibeli, pelaku malah menangkap korban dan mencabulinya di kamarnya.

Usai menjalankan aksi bejatnya, pelaku memberikan uang kepada korban sebesar Rp 500 dan mengancam akan membunuh korban jika membeberkan apa yang telah ia lakukan kepada orang tua korban.

Namun orang tua korban yang merasa curiga, akhirnya memaksa NR untuk menceritakan apa yang sudah ia alami. Mendengar cerita anaknya, orang tua korban langsung melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Percut Sei Tuan dengan bukti lapor STTPL/3662/K/XII/2015/Percut.

Meski pelaku sempat ditahan selama tiga hari, namun dengan alasan tidak cukup bukti, pelaku justru dibebaskan polisi.

Merasa tak terima, orang tua korban kemudian minta keadilan dengan mengadukan nasib yang menimpa anaknya itu kepada wartawan agar pelaku kembali ditangkap.

"Bantu kami bang..., kami orang susah, kami minta keadilan, kasian anakku. Kami minta pelaku ditangkap, jangan karena uang banyak pelaku bebas," harap Winarti, ibu korban dengan berlinang air mata.

(dgh/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar