Pelajar Diedukasi Tentang Pentingnya Keselamatan dalam Transportasi

Pelajar Diedukasi Tentang Pentingnya Keselamatan dalam Transportasi

Perhubungan Mengajar ‎serangkaian peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2019 yang berlangsung di Medan Internasional Convention Centre (MICC), Kota Medan

(rel/rzd)

Selasa, 3 September 2019 | 20:29

Analisadaily (Medan) – Pemerintah sedang melakukan pengembangan transportasi modern sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Hal ini terus didorong agar segera direalisasikan dengan mengutamakan keselamatan dan ramah lingkungan.

Hal itu diungkapkan Staf Ahli Menteri Perhubungan, Umar Aris, dalam acara Perhubungan Mengajar ‎serangkaian peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2019 yang berlangsung di Medan Internasional Convention Centre (MICC), Kota Medan.

"Prasarana yang bagus juga didukung dan harus didorong dengan Sumber Daya Manusia atau SDM yang baik," kata Umar di hadapan ribuan pelajar dari berbagai sekolah SMA di Kota Medan, dalam acara bertema 'Ajaran Giat Lewat Edukasi (AGiLE)', Selasa (3/9).

Umar menjelaskan fungsi dan tugas Kementerian Perhubungan (Kemenhub) adalah membuat regulasi atau peraturan untuk mengatur transportasi di Indonesia.

"Kapal dan pesawat ada juga diatur secara internasional. Termasuk kereta api memiliki standar opersional.‎ Ada semboyan, yang pertama keselamatan, kedua keselamatan, ketiga keselamatan, keempat keamanan, dan kelima baru pelayanan," jelasnya.

Diungkapkan Umar, Perhubungan Mengajar sebagai bentuk kontribusi Kemenhub mengampanyekan safety saat melakukan perjalanan dengan berbagai jenis alat transportasi. Kegiatan serangkaian acara memperingati Hari Perhubungan yang jatuh pada 17 September 2019.

"Kegiatan serupa juga digelar serentak di 33 provinsi di Indonesia. Kita memberitahu, Kemenhub memberikan konektivitas antara satu pulau ke pulau lain di Indonesia. Tugas kita menghubungkan itu, dari pesawat, kapal, dan lainnya," ungkap Umar.

Disebutkan Umar, untuk menghadapi revolution 4.0, Kemenhub terus menggali potensi SDM. Dengan kegiatan yang dilaksanakan, para milenial yang hadir diharapkan dapat menghadapi era digital.

"Mengenai tuntutan teknologi, kita sedang melakukan langkah-langkah untuk perkembangan transportasi, termasuk meningkatkan SDM," sebutnya.

Direktur ATKP Medan, Suyatmo menerangkan, Perhubungan Mengajar memiliki misi untuk memberikan pengajaran kepada masyarakat umum, khususnya generasi milenial tentang pentingnya keselamatan dalam transportasi.

"Juga memberikan teladan yang baik dalam bertransportasi, serta meningkatkan kepedulian generasi milenial akan perilaku aman dan nyaman, serta paham dan taat dalam bertransportasi," terangnya.

Suyatmo berharap, milenial bisa mengambil nilai yang baik untuk menjadi teladan bagi orang lain. Hal ini demi keselamatan dalam melakukan perjalanan dengan menggunakan segala bentuk kendaraan. Kemudian bisa menjadi pionir SDM unggul yang memahami akan pentingnya keselamatan bertransportasi, dan juga bisa menjadi penyampai pesan dengan mengedukasi masyarakat.

"Ini sesuai dengan tema Perhubungan Mengajar, yaitu AGILE," Suyatmo menandaskan.

Di Sumatera Utara (Sumut), Perhubungan Mengajar dikoordinir ‎Akademi Teknik dan Keselamatan Penerbangan (ATKP) Medan. Acara tersebut juga menghadirkan narasumber lain, Senior Manager Of Operation and Service KNIA, Muhammad Suwito dan Nelson WI Utama.

(rel/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar