Pedagang Bendera Kebanjiran Pesanan Dari Instansi

Pedagang Bendera Kebanjiran Pesanan Dari Instansi

Aksesoris bendera merah putih di sepanjang jalan di depan Taman Makam Pahlawan, Minggu (31/7)

(jw/rts)

Minggu, 31 Juli 2016 | 13:16

Analisadaily (Medan) - Pedagang musiman yang berjualan bendara merah putih mengaku mulai kebanjiran pesanan meski Hari Kemerdekaan Indonesia masih beberapa pekan lagi berlangsung.

Seperti salah seorang pedagang bendera merah putih yang berjualan di depan Taman Makam Pahlawan, Fikri mengatakan, dirinya mulai kebanjiran pesanan dari masyarakat dan instansi perkantoran yang ada di Kota Medan.

"Mulai dari Senin (25/7) lalu, kantor-kantor yang ada di Medan ini sudah banyak yang mesan bang. Sekolah-sekolah juga mulai banyak yang mesan," ucapnya kepada Analisadaily.com, Minggu (31/7).

Fikri menuturkan untuk bahan-bahan pembuatan bendera tersebut, dirinya harus memesannya langsung dari pusat Ibukota, Jakarta.

"Saya pesan di sana (Jakarta) karena kualitas bahannya berbeda dengan kain di sini (Medan). Lagi pula sudah setiap tahunnya saya pesan di Jakarta," tuturnya.

Ia juga menjelaskan ukuran bendera yang biasa dipesan oleh instansi perkantoran beragam mulai dari 3 hingga 5 meter dengan harga Rp 100 hingga Rp 450 ribu.

"Biasanya 10 hari sebelum 17 Agustus, kantor-kantor sudah mulai banyak yang ngambil pesanan nya sama saya," kata Fikri.

Fikri juga mengaku bangga seseorang perwakilan dari instansi di salah satu kantor di Kota Medan baru saja memesan bendera merah putih dengan ukuran 15 x 20 meter untuk dikibarkan pada Hari Kemerdekaan 17 Agustus 2016 mendatang di Danau Toba.

"Kata pemesan itu mau dikibarkan di Danau Toba, nanti acara kepresidenan tapi gak tau benar apa nggak. Pokoknya disuruh buat dengan ukuran itu, ya saya buat," pungkas Fikri.

(jw/rts)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar