Pascagempa Warga Masih Ramai Menuju Daerah Ketinggian

Pascagempa Warga Masih Ramai Menuju Daerah Ketinggian

ilustrasi Peringatan gempa di Sumbar yang disampaikan oleh BMKG, Selasa sore (3/3/15). (BMKG)

Rabu, 2 Maret 2016 | 21:23

Padang (ANTARA News) - Pascagempa berkekuatan 7,8 Skala Richter yang menggoncang Kota Padang pada Rabu malam pukul 19.49 WIB sebagian warga terpantau masih cukup banyak bergerak menuju lokasi yang lebih tinggi mengantisipasi tsunami. 

Panatau Antara menunjukkan, masyarakat yang mengungsi menggunakan kendaraan roda dua dan empat menuju kampus Unand Limau Manis Padang cukup banyak hingga pukul 21. 18 WIB.

Namun, arus lalu lintas, meskipun padat, masih cukup lancar untuk dilalui.

Kendaraan bisa bergerak dengan kecepatan 20 hingga 30 kilometer per jam.

Sementara itu, masyarakat Pasar baru Kelurahan Cupak Tangah, sekitar 0.5 kilometer sebelum gerbang Unand, tidak terlihat panik.

Bahkan, toko dan kafe sepanjang jalan antara Pasar Baru dan Unand masih buka dan berjualan seperti biasa.

Budiman (63 tahun) salah seorang warga mengatakan getaran gempa tidak terlalu terasa di tempat itu sehingga masyarakat tidak terlalu panik.

Apalagi, daerah itu cukup jauh dari zona merah tsunami.

Sementara Kepala Seksi Informasi BMKG Ketaping Budi Samiadji menyampaikan peringatan dini tsunami telah dicabut namun masyarakat diminta waspada dan tetap hati-hati.

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar