Pasca Teror Kampung Melayu, Polda Sumut Tingkatkan Kewaspadaan

Pasca Teror Kampung Melayu, Polda Sumut Tingkatkan Kewaspadaan

Mapolda Sumatera Utara

(jw/eal)

Kamis, 25 Mei 2017 | 09:40

Analisadaily (Medan) - Pasca serangan bom yang terjadi di Kampung Melayu, Jakarta Timur pada Rabu (24/5) malam, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) langsung meningkatkan kewaspadaan di wilayah hukumnya.

"Pasca serangan bom yang terjadi di Kampung Melayu, Jaktim, Kapolda Sumut, Irjen Pol. Rycko Amelza Dahniel mengimbau kepada seluruh Kepala Satuan Kerja (Kasatker) dan Kapolres sejajaran Polda Sumut agar meningkatkan kewaspadaan di seluruh daerah yang ada di Sumut," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Rina Sari Ginting, Kamis (25/5).

Rina menjelaskan, setiap polisi dari jajaran Polda Sumut dan Polres di daerah harus mengenakan seragam lengkap saat bertugas, serta bagi petugas patroli yang mengatur lalu lintas, harus di-back up buddy system.

"Kepada pihak kepolisian agar meningkatkan kewaspadaan dan keamanan terutama untuk petugas berseragam. Petugas patroli lalu lintas tidak boleh sendiri," jelasnya.

Rina juga mengimbau agar dilakukan peningkatan kewaspadaan, pemeriksaan dan keamanan di Markas Komando (Mako) serta penambahan petugas jaga di depan Mako.

"Baik di Polda, Brimob dan Polres-Polres yang ada di Sumut agar memeriksa semua kendaraan dan orang yang masuk," tuturnya.

Selain itu, untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, petugas juga harus mengamankan tempat-tempat ibadah dan objek-objek vital dari keramaian masyarakat dengan melakukan razia skala besar sebagai upaya preventif.

"Selama melakukan razia atau patroli agar di-back up buddy system oleh petugas yang tidak berseragam. Kemudian, kami mohon partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi kepada pihak kepolisian jika ada orang-orang baru yang mencurigakan agar dilakukan monitoring oleh pihak kepolisian," imbau Rina.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar