Pasca OTT di Disdik Langkat, Polisi Pulangkan 7 Saksi

Pasca OTT di Disdik Langkat, Polisi Pulangkan 7 Saksi

Barang bukti OTT di Dinas Pendidikan Langkat

(jw/eal)

Sabtu, 21 Oktober 2017 | 21:04

Analisadaily (Medan) - Setelah diamankannya 11 orang dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) oleh Personel Unit 4 Subdit III Tipikor bersama Tim Saber Pungli Polda Sumut di Dinas Pendidikan Langkat, Selasa (17/10) lalu, sebanyak 7 orang saksi akhirnya dipulangkan.

"Setelah kita amankan 11 orang dan 4 orang kita tetapkan statusnya menjadi tersangka, kemarin sudah kita pulangkan 7 orang saksi terkait OTT di Disdik Langkat," kata Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Rina Sari Ginting, Sabtu (21/10).

Rina menjelaskan, saat ini penyidik Polda Sumut masih melengkapi berkas perkara dari keempat tersangka untuk selanjutnya dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Saat ini penyidik masih melengkapi berkas perkara untuk dilimpahkan ke JPU," jelasnya.

Selain memulangkan 7 orang saksi dan menetapkan 4 orang tersangka, Rina menuturkan, petugas juga mengamankan barang bukti berupa uang tunai sebesar Rp 76.010.000, daftar hadir peserta rapat dan handphone.

"Keempat tersangka itu telah melanggar UU No 20 Tahun 2001 tentang Perubahan UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi," tegas Rina.

Seperti diketahui, OTT tersebut terkait dana BOS di Desa Harapan Makmur, Kecamatan Sei Lepan, Kabupaten Langkat, tepatnya di SMP Negeri 4 Sei Lepan terhadap Disdik pada Selasa (17/10) sekitar pukul 11.00 WIB.

Polisi mengamankan 4 orang tersangka diantaranya Kepala Dinas Pendidikan Langkat, Salam Syahputra, Kepala SMPN 3 Tanjung Pura sekaligus Koordinator MK2SN/Korwil Langkat Hilir, Sukarjo, Kepala SMPN 3 Stabat sekaligus Bendahara MK2SN, Patini, dan Kepala SMPN 2 Gebang sekaligus Korwil Langkat Teluk Haru, Restu Balian Hasibuan.

Keempatnya diduga telah melakukan pengutipan atau pemotongan dana BOS di seluruh SMP negeri di Kabupaten Langkat dengan besaran Rp 10.000 per siswa.

Proses pengutipan itu melalui tiga koordinator wilayah pada saat rapat koordinasi yang dipimpin kepala Dinas Pendidikan beserta seluruh kepala SMP negeri di Kabupaten Langkat.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar