Pasca Banjir, Masyarakat Terserang Sakit Kulit dan Radang Pernapasan

Pasca Banjir, Masyarakat Terserang Sakit Kulit dan Radang Pernapasan

Petugas kesehatan memeriksa kondisi warga pasca banjir di Kampung Aur, Medan, Rabu (8/11)

Rabu, 8 November 2017 | 14:51

Analisadaily (Medan) - Banyak masyarakat yang mengalami penyakit kulit dan radang pernapasan pasca banjir yang melanda ratusan rumah di Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, Selasa (7/11) kemarin.

Pantauan Analisadaily.com, Rabu (8/11), terlihat posko kesehatan sudah didirikan oleh Puskesmas Kampung Baru di Lingkungan III dan IV Kelurahan Aur.

Masyarakat pun terlihat beramai-ramai memeriksakan kondisi kesehatan mereka pasca banjir.

Salah seorang petugas kesehatan dari Puskesmas Kampung Baru, Medan Maimun, Musmuliadi mengatakan, pos kesehatan ini didirikan untuk mengecek kondisi masyarakat dan penyakit apa yang mereka derita pasca banjir.

"Kebanyakan masyarakat banyak yang mengalami penyakit kulit dan radang pernapasan," kata Musmuliadi.

Dia pun menjelaskan bahwa penyakit pada radang pernapasan banyak dialami oleh anak-anak. Sementara penyakit kulit banyak diderita orang dewasa dan lanjut usia.

"Anak-anak itu rata-rata keluhannya batuk, pilek dan demam. Kalau orang besar kebanyakan penyakit kulit seperti gatal-gatal. Ada juga yang masuk angin," jelasnya.

"Penyakit tersebut memang sering dialami masyarakat pasca banjir. Karena air itu tidak bersih. Makanya banyak yang kena penyakit kulit," tukas Musmuliadi.

Petugas kesehatan memeriksa kondisi warga pasca banjir di Kampung Aur, Medan, Rabu (8/11)

Petugas kesehatan memeriksa kondisi warga pasca banjir di Kampung Aur, Medan, Rabu (8/11)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar