Pasar Otomotif Komersil Jadi Incaran UKM

Pasar Otomotif Komersil Jadi Incaran UKM

Mobil yang efisien menjadi incaran pelaku UKM.

(jw/rzp)

Jumat, 19 Mei 2017 | 15:03

Analisadaily (Medan) - Demi meningkatkan produktivitas usaha, pelaku bisnis Usaha Kecil Menengah (UKM) harus lebih efisien. Karenanya, pasar otomotif komersial menjadi incaran pengusaha UKM.

Seperti diungkapkan pengusaha UKM bidang bangunan di Jalan Panglima Denai, Nurhalim. Dirinya mengatakan, pemerintah dan pengusaha memang menaruh harapan besar akan pertumbuhan ekonomi di tahun 2017. Namun pelemahan ekonomi yang terjadi di tahun 2016 masih berdampak terhadap pelaku usaha, khususnya pengusaha UKM.

"Karenanya, untuk menambah modal pun kami masih harus memilih yang efisien, termasuk untuk pengadaan produk otomotif untuk antar pasar atau lainnya," kata Nurhalim, Jumat (19/5).

Sementara pengusaha angkutan barang, Sumarno (45) mengaku sudah memiliki sebuah mobil jenis pick up untuk disewakan. Melihat pasar angkutan yang cukup menjanjikan, dia berencana membeli sebuah mobil pick up lain untuk tambahan.

"Tapi namanya modal kecil-kecilan, jadi harus cari produk yang efisien dan berkualitas. Saya coba cari di POM," tuturnya.

Zona Sales in Charge Sumatera PT Trans Niaga Perdana, Rifin Tanuwidjaya menjelaskan, jenis-jenis mobil yang efisien menjadi incaran pelaku UKM terbukti melalui produk komersilnya, TNP berhasil memasarkan produk Tata Motors di Medan dengan membukukan angka penjualan retail 171 kendaraan Tata Motors.

Kontribusi tersebut sangat bagus, mengingat situasi ekonomi di dua tahun terakhir ini yang kurang baik. "Produk kita semuanya untuk komersil. Dan jika dilihat di jalanan, sudah cukup banyak produk Tata beredar," ujarnya.

Rifin menambahkan TNP akan memperkuat fokus bisnis membidik pengusaha komersial dan instansi pemerintah. Terlebih sekarang, semua produk TNP sudah masuk ke e-katalog. Sehingga bisa menjadi kendaraan komersil pilihan pemerintah.

"Ada juga ambulance kita buat dari pick up diesel 1.400 cc. Ini sudah dipakai dinas kesehatan Labuhan Batu dan Binjai," pungkas Rifin.

(jw/rzp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar