Pariwisata di Kawasan Danau Toba Mulai Membaik

Pariwisata di Kawasan Danau Toba Mulai Membaik

Danau Toba.

(jw/rzd)

Jumat, 6 Juli 2018 | 16:20

Analisadaily (Medan) - Pasca tragedi tenggelamnya Kapal Motor (KM) Sinar Bangun di perairan Danau Toba, kunjungan wisatawan ke Danau terbesar di Asia Tenggara ini mulai berangsur membaik.

Kepala Dinas Pariwisata Samosir, Ombang Siboro mengatakan, pada pekan pertama pasca tenggelamnya KM Sinar Bangun penurunan wisatawan mencapai angka 60 persen. Hanya ada 860 orang yang berkunjung ke Danau Toba.

"Kemudian pada pekan kedua kunjungan wisatawan mulai naik, yaitu sekitar 917 orang yang mengunjungi Danau Toba," katanya, Jumat (6/7).

Ombang Siboro mengungkapkan, perlahan-lahan kenaikan kunjungan wisatawan mulai terlihat hingga pasca dihentikannya pencarian KM Sinar Bangun.

"Peningkatan mulai signifikan dalam empat hari terakhir. Wisatawan yang masuk ke Samosir berjumlah 4.476 orang. Memang sempat lesu. Ini sudah normal lagi. Kita juga sudah lakukan evaluasi," jelasnya.

Dinas Pariwisata Samosir juga melakukan banyak upaya persuasif untuk mempromosikan kepada wisatawan agar datang ke Samosir. Mulai dari sosialisasi lewat media sosial, media elektronik, bahkan promosi lewat travel agent.

"Saatnya kita bangkit lagi dan berbenah untuk mempromosikan wisata Danau Toba, baik nasional maupun internasional," ungkap Ombang Siboro.

Ombang Siboro menjelaskan, selain fokus mempromosikan kawasan Danau Toba, pihaknya juga menerapkan standar pariwisata untuk para pelaku usaha di Samosir. Pemkab Samosir juga melaksanakan edukasi dan vokasi sosial kepada murid sekolah dan tourism minded.

"Upaya recovery lain adalah memastikan keberlanjutan sertifikasi tenaga kerja pariwisata serta pelatihan pelayanan prima terhadap pelaku pariwisata. Bahkan dari Agustus hingga Desember juga sudah kita siapkan berbagai even akbar. Kita berharap wisatawan baik lokal maupun mancanegara bisa datang untuk menyaksikan," jelasnya.

Saat Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi berkunjung ke Medan dalam Dialog Nasional Indonesia Maju pada Kamis (5/7), Menhub akan berkoordinasi dengan Mendagri dan Menpan RB untuk resolusi organisasi atau menambah petugas pengawas langsung dilakukan dari Pemerintah Pusat untuk pelayaran di Danau Toba.

Pihaknya akan melakukan pengelolaan pelayaran di Danau Toba dengan dilakukan standar operasional pelayaran.

"Untuk pengelolaannya harus sesuai dengan amanah Undang-undang yang mengutamakan keselamatan. Oleh karena itu, kita melakukan kroscek, kita juga melakukan penelitian tentang hal-hal memenuhi safety seperti life jacket dan sebagainya," ungkap Menhub.

Menhub juga menegaskan ada beberapa pelabuhan di Danau Toba yang akan segera terealisasi, sebagai pemerataan yang berkeadilan untuk seluruh masyarakat Indonesia. 

"Ada lima pelabuhan yang menjadi fokus utama yaitu Pelabuhan Tigaras, Pelabuhan Ajbata, Pelabuhan Muara, Pelabuhan Ambarita dan Pelabuhan Simanindo," tegas Menhub.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar