Parade Foto Berbagai Kegiatan Dalam Hari Buruh di Kota Medan

Parade Foto Berbagai Kegiatan Dalam Hari Buruh di Kota Medan

Buruh berunjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Rabu (1/5)

(jw/eal)

Rabu, 1 Mei 2019 | 21:18

Analisadaily (Medan) - Hari Buruh Internasional (May Day) yang jatuh setiap tanggal 1 Mei diperingati dengan berbagai cara oleh para buruh di seluruh dunia.

Ribuan buruh sejak pagi sudah berkumpul untuk menggelar berbagai aksi di Kota Medan, mulai aksi unjuk rasa, orasi di depan kantor pemerintahan, aksi teatrikal, diskusi hingga membuat panggung hiburan.

Berikut sejumlah foto peringatan Hari Buruh di Kota Medan, Rabu (1/5):

1. Unjuk rasa di Kantor Gubernur Sumatera Utara:

Ribuan buruh yang tergabung dalam Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Sumatera Utara (FSPMI) Sumatera Utara melakukan aksi unjuk rasa di depan Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro, Medan.

Dalam aksi unjuk rasa ini buruh meminta pemerintah agar mencabut PP Nomor 78 Tahun 2015 Tentang Pengupahan dan naikkan KHL menjadi 84 item, menghapuskan outsourcing atau pekerja kontrak, meminta pemerintah menurunkan tarif dasar listrik, sembako dan lain-lain, serta demokrasi jujur dan damai khususnya dalam menetapkan presiden periode 2019-2024.

2. Panggung hiburan untuk buruh di Lapangan Merdeka

Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menggelar panggung hiburan dengan mengusung tema Pesta Kuliner Buruh dan Masyarakat. Acara tersebut berlangsung di Lapangan Merdeka Medan.

Berbagai kegiatan digelar dalam panggung hiburan ini seperti panjat pinang, lomba pukul guling di atas air hingga tarik tambang.

3. Gelar aksi teatrikal

Massa dari Gerakan Masyarakat Melawan-Sumatera Utara (GERAM-SU) membuat aksi teatrikal di kawasan Lapangan Merdeka Medan, tepatnya di Jalan Balaikota Medan.

Dalam aksi tersebut massa menolak perayaan Hari Buruh (May Day) yang digelar Polda Sumatera Utara dengan menghibur ribuan buruh melalui berbagai perlombaan dan panggung hiburan.

4. Buruh perempuan gelar forum diskusi dan merajut                                            

Kaum perempuan atau mamak-mamak yang tergabung dalam Gerakan Mamak-mamak Rajut (GEMAR) memperingati Hari Buruh dengan menggelar diskusi dan merajut bersama di Kelurahan Aur, Kecamatan Medan Maimun.

Dalam diskusi tersebut mereka menyoroti luputnya aspirasi memperjuangkan hak dan perlindungan bagi kaum perempuan oleh serikat buruh. Padahal perempuan memiliki sisi kerentanan yang berbeda dengan laki-laki sehingga perlu adanya perhatian dan proteksi tersendiri.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar