Panitia Karnaval Pesona Danau Toba Dinilai Kurang Koordinasi

Panitia Karnaval Pesona Danau Toba Dinilai Kurang Koordinasi

Presiden Joko Widodo saat berada di Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba 2016 di Balige beberapa waktu lalu. 

(rdn/rzd)

Rabu, 24 Agustus 2016 | 19:42

Analisadaily (Medan) - Penampilan Presiden Joko Widodo pada Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba 2016 di Balige menimbulkan banyak reaksi. Mulai yang mendukung hingga yang menilai miring tentang pakaian yang presiden kenakan.

Kepala Pusat Dokumentasi dan Pengkajian Kebudayaan Batak Universitas HKBP Nomensen, Manguji Nababan, menyebutkan panitia kurang melakukan koordinasi bersama pihak yang memahami ulos terkait filosofi dan etika.

"Konsultasi dengan yang lebih paham rasanya hal yang bijak. Intinya mereka kurang koordinasi bersama penggiat ulos," kata Manguji, Rabu (24/8).

Ia juga mengatakan, jika melihat dari sisi estetika mungkin topi yang digunakan oleh Presiden Joko Widodo bisa saja cocok dengan warna yang menarik. Namun kalau dilirik dari sisi filosofi, kurang cocok seorang raja mengenakan topi itu.

Sebelumnya, topi yang digunakan oleh Presiden Joko Widodo saat Karnaval Kemerdekaan Pesona Danau Toba 2016 di Balige menjadi pembahasan di dunia maya dan masyarakat Indonesia.

(rdn/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar