Palsukan Identitas, Seorang Pemuda Berurusan Dengan Polisi

Palsukan Identitas, Seorang Pemuda Berurusan Dengan Polisi

Ridho Anjas Wibisono (23) saat diperiksa di Mapolrestabes Medan, Jumat (18/1)

(jw/csp)

Jumat, 18 Januari 2019 | 21:09

Analisadaily (Medan) - Seorang pemuda harus berurusan dengan kepolisan karena ketahuan memalsukan identitas atau menyebut dirinya seorang jurnalis Kompas.

Dari informasi yang diperoleh, pemuda itu bernama Ridho Anjas Wibisono (23), warga Kabupaten Langkat. Ia nekat memalsukan identitas jurnalis karena ingin menyampaikan kepada keluarganya bahwa ia telah mendapat pekerjaan.

"Saya memalsukan id card Kompas agar keluarga tahu, saya sudah bekerja, dan id itu sudah saya buat setahun yang lalu," kata Ridho di Mapolrestabes Medan, Jumat (18/1).

Terkait camera yang digunakan saat acara khitanan, ia menceritakan, pada tanggal 31 Desember 2018, ia menyewa kamera kepada Mei Wulan Sari Siagian yang menyewakan kamera melalui media sosial.

“Nah, saat itu saya meminjam kamera yang disewakannya dengan menjamin id card Kompas yang saya palsukan itu dengan alasan acara khitanan itu," tuturnya.

Dalam perjanjian penyewaan kamera, Ridho berjanji akan memulangkan kamera itu pada tanggal 1 Januari 2019. Namun, ia kembali memperpanjang sewaan kamera hingga 14 Januari 2019.

"Waktu memperpanjang sewaan itu, saya beralasan untuk liputan ke Tebing Tinggi," ujar Ridho.

Mei Wulan mengatakan, setelah masa perpanjangan sewa kamera habis, pada 14 Januari 2019 nomor telepon Ridho tidak bisa dihubungi. Takut kamera hilang, Mei pun membuat laporan ke kepolisian Polrestabes Medan, 16 Januari 2019.

"Saya membuat laporan karena saya takut kamera saya digelapkan. Saat itu ia meminjam kamera saya dengan alasan kegiatan Khitanan dan memperpanjang sampai tanggal 14 Januari dengan alasan liputan ke Tebing Tinggi. Saya sendiri menyewakan kamera kepadanya Rp 100.000 per hari," sambungnya.

Setelah Mei membuat laporan, kemudian Mei memberikan bukti laporan itu kepada pelaku dengan mengirimkan foto bukti melalui aplikasi Line.

Dan pada Jumat Sore tadi, pelaku menyerahkan diri ke Polrestabes Medan dan menjumpai korban dengan pihak Kompas.

"Saya minta maaf kepada pihak Kompas karena memalsukan identitas dan menggunakannya untuk keperluan pribadi. Saya berjanji tidak mengulanginya kembali," ungkap Ridho.

(jw/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar