Padang Sidempuan Diguncang Gempa Susulan Sembilan Kali

Padang Sidempuan Diguncang Gempa Susulan Sembilan Kali

Peta Gepa Bumi dari website BMKG, Sabtu (15/7)

(jw/csp)

Sabtu, 15 Juli 2017 | 14:33

Analisadaily (Medan) – Pasca gempa dengan kekuatan 5.5 Skala Richter (SR) di Padang Sidempuan, Jumat (14/7), setidaknya sembilan kali terjadi gempa susulan. Namun daya guncangnya tidak sebesar yang pertama.

"Pasca gempa itu ada sembilan kali gempa susulan dengan kekuatan rendah dan tidak berpotensi tsunami," kata staf pelayanan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah 1 Medan, Civi kepada Analisadaily.com, Sabtu (15/7).

Adapun kekuatan gempa susulan terjadi sebagai berikut:

-Gempa Mag: 3.4 SR, 14-Juli-17 08:57:25 WIB, Lok:.1.40 LU 99.36 BT (di darat 10 Km Timur Laut Padang Sidempuan-SUMUT), Kedlmn:10Km ::BMKG

-Gempa Mag: 3.9 SR, 14-Juli-17 09:11:30 WIB, Lok:.1.47 LU 99.21 BT (di darat 12 Km Barat Laut Padang Sidempuan-SUMUT), Kedlmn:10Km ::BMKG

"Kedua gempabumi susulan dirasakan II MMI di Padangsidempuan," jelasnya.

-Gempa Mag: 3.1 SR, 14-Juli-17 12:51:01 WIB, Lok: 1.62 LU 99.32 BT (di darat 6 Km Timur Laut Padang Sidempuan-SUMUT), Kedlmn:10Km ::BMKG

-Gempa Mag: 4.6 SR, 14-Juli-17 17:13:00 WIB, Lok: 1.41 LU 99.26 BT (di darat 4 Km Barat Laut Padang Sidempuan-SUMUT), Kedlmn:10Km ::BMKG

-Gempa Mag: 2.9 SR Lok 0.99 BU 99.22 BT (di darat 31 km barat laut kab Madina Sumut) Kedlmn: 10km

-Gempa Mag: 3.7 SR, 14-Juli-17 21:01:10 WIB, Lok: 1.32 LU 99.25 BT (di darat 6 Km Barat Daya Padang Sidempuan-SUMUT), Kedlmn:10Km ::BMKG

-Gempa Mag: 3.6 SR Lok 1.38 LU 99.28 BT (di darat 1 km Timur Laut Padang Sidempuan Sumut) Kedlmn: 10km.

BMKG menghimbau, gempa bumi yang terjadi di Kota Padang sSidempuan berada pada zona sesar Sumatera pada segmen Angkola. Karakteristik sinyal gempa bumi ini menunjukkan gempa bumi tektonik.

"Dari kedalaman hiposenternya, gempa bumi ini merupakan gempa bumi Tektonik dangkal pada lapisan kerak bumi. Kami juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh dengan informasi yang menyesatkan," himbaunya.

(jw/csp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar