Organda Desak Kepolisian Ungkap Kriminalitas di Angkot

Organda Desak Kepolisian Ungkap Kriminalitas di Angkot

Stasiun ankutan umum di Medan, Rabu (6/9)

(aa/csp)

Rabu, 6 September 2017 | 17:37

Analisadaily (Medan) - Masyarakat Kota Medan khususnya di daerah sekitar Kampung Lalang resah atas aksi kriminal yang terjadi di dalam angkutan kota dan bus yang melintas di Jalan Medan-Binjai.

Banyak masyarakat yang ditodong dengan senjata untuk menyerahkan harta benda saat berada dalam angkutan umum beberapa pekan terakhir. Salah satu korban yang tidak ingin identitasnya disebutkan mengatakan, dia ditodong sekitar sepekan lalu oleh sekelompok orang tidak dikenal.

"Mereka pria dan sekitar pekan yang lalu saya yang ditodong. Sudah banyak yang menjadi korban mereka dan saya ingin mereka ditangkap," ujar sumber.

Menanggapi hal itu, Ketua Kesatuan Pemilik dan Sopir Angkutan (Kesper) Sumut, Israel Situmeang, mendesak agar kepolisian segera mengungkap pelaku kejahatan tersebut.

"Kita sudah banyak mendapat laporan jadi kami minta pihak kepolisian secepatnya bertindak tegas," katanya di Medan, Rabu (6/9).

Hal senada juga dilontarkan Ketua Organisasi Angkutan Darat (Organda) Medan, Mont Gomery Munthe. Menurutnya, jika ini dibiarkan masyarakat semakin enggan untuk naik angkutan umum.

"Kita harap kepolisian bisa mengungkap itu secepatnya. Jika tidak kepercayaan masyarakat kepada angkutan umum akan berkurang, apalagi saat ini marak angkutan online ilegal di tengah-tengah kita," tuturnya.

(aa/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar