Oknum Kepala Lingkungan di Medan Johor Terjaring OTT Polisi

Oknum Kepala Lingkungan di Medan Johor Terjaring OTT Polisi

Oknum Kepling yang terjading OTT Polisi.

(jw/rzd)

Rabu, 12 September 2018 | 13:29

Analisadaily (Medan) - Polisi melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) kepada oknum Kepala Lingkungan (Kepling) X, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatan Medan Johor, serta mengamankan uang sebesar Rp 30 juta.

Informasi diperoleh, oknum Kepling tersebut berinisial KK (55), warga Jalan Karya Wisata II, Kelurahan Pangkalan Mansyur, Kecamatana Medan Johor. Pelaku diamankan petugas di sebuah rumah makan yang berada di Jalan AH. Nasution.

"Ya benar ada OTT yang dilakukan petugas terhadap oknum yang diduga Kepling," kata Kapolsek Deli Tua, Kompol Bernard L. Malau, Rabu (12/9).

Dijelaskannya, peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (7/9) sekitar pukul 12.30 WIB. Dari informasi yang diterima, pelaku meminta uang kepada korban berinisial RT (40), warga Johor Indah Permai, Blok M 1, Kelurahan Gedung Johor, Kecamatan Medan Johor, untuk pengurusan ganti rugi tanah yang terkena pelebaran jalan.

Karena korban merasa keberatan, akhirnya melaporkan hal tersebut kepada petugas kepolisian. Kemudian dari laporan tersebut, petugas melakukan penyamaran dan mengajak pelaku bertemu dengan korban di salah satu rumah makan yang berada di Jalan AH. Nasution.

"Saat korban menyerahkan uang kepada pelaku. Saat itulah petugas yang sebelumnya sudah memantau langsung mengamankan pelaku," ucap Bernard.

Dalam penangkapan tersebut petugas juga berhasil mengamankan uang sebagai barang buktinya. "Uang diamankan petugas sebesar Rp 30 juta dan buku tabungan Bank Sumut Cabang Utama Medan an. Roger Taruna," ungkap Bernard.

Bernard menambahkan, petugas kepolisian langsung mengamankan pelaku beserta barang bukti ke Polsek Deli Tua, kemudian diboyong ke Polrestabes Medan guna diproses sesuai dengan hukum yang berlaku.

"Saat ini sudah kita serahkan ke Polrestabes Medan," tambahnya.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar