OK Arya Zulkarnaen Divonis 5,5 Tahun Penjara

OK Arya Zulkarnaen Divonis 5,5 Tahun Penjara

Sidang putusan kasus korupsi yang menjerat OK Arya, Kamis (26/4).

(jw/rzd)

Kamis, 26 April 2018 | 18:23

Analisadaily (Medan) - Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Medan menjatuhkan hukuman penjara selama 5,5 tahun kepada mantan Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnaen, dan denda Rp 200 juta subsidair tiga bulan kurungan penjara.

Mantan Bupati Batubara tersebut terbukti bersalah karena menerima gratifikasi dari rekanan dalam pengerjaan sejumlah proyek di Kabupaten Batubara, sebesar Rp 8,035 miliar.

Majelis Hakim yang diketuai Wahyu Prasetyo juga membebankan OK Arya untuk membayar uang pengganti (UP) sebesar Rp 5,935 miliar.

"Apabila terdakwa tidak membayar UP selama waktu sebulan setelah putusan pengadilan mempunyai kekuatan hukum tetap, maka harta benda terdakwa disita. Apabila tidak cukup diganti dengan pidana 2 tahun," kata majelis hakim di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Kamis (26/4).

Selain OK Arya, Pengadilan Tipikor Medan juga menjatuhkan hukuman pidana selama 4 tahun dan 10 bulan kurungan terhadap terdakwa lain, yakni bekas Kadis PUPR Kabupaten Batubara, Helman Herdady.

"Terdakwa Helman Herdady juga dikenakan denda Rp 200 juta subsidair 3 bulan," ujar Wahyu Prasetyo.

Atas vonis tersebut kedua, terdakwa dan Penuntut Umum dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berbeda pendapat terkait hukuman yang diberikan majelis hakim. Terdakwa OK Arya dan Penuntut Umum KPK pikir-pikir, sementara Helman Herdady menerima.

Penuntut Umum KPK menuntut mantan Bupati Batubara, OK Arya, 8 tahun penjara, denda Rp 300 juta subsider 3 bulan kurungan. Helman Herdady dituntut 7 tahun penjara dan juga dijatuhi denda sebesar Rp 200 juta subsider 2 bulan kurungan.

Penuntut Umum KPK menilai perbuatan OK Arya dan Helman Herdady melanggar Pasal 12 huruf a UU No 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU No 20 Tahun 2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar