OK Arya Langsung Dibawa ke Jakarta Malam Ini

OK Arya Langsung Dibawa ke Jakarta Malam Ini

Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnain, menjalani pemeriksaan sementara di Mapolda Sumut, Rabu (13/9)

(dgh/eal)

Rabu, 13 September 2017 | 20:30

Analisadaily (Medan) - Pasca dilakukan operasi tangkap tangan (OTT), malam ini Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnain, langsung dibawa ke Jakarta.

"Rencananya jam tengah sembilan kita berangkat. Inilah kita sedang berkemas," kata seorang anggota Satgas Penindakan KPK kepada tiga anak muda bermarga Situmorang (dua laki-laki, satu perempuan) di depan ruang penyidik Tipikor Ditreskrimsus Poldasu, Medan, Rabu (13/9) pukul 19.40 WIB.

Ketiga anak muda tersebut kepada awak media mengaku datang untuk melihat ayah mereka yang turut diamankan KPK. Sebelumnya, KPK mengamankan Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnain, bersama enam orang lainnya dalam operasi tangkap tangan. Satu orang yang diamankan itu diduga bermarga Situmorang.

"Tolong ya Pak. Sejak ditangkap tadi, bapak saya belum makan. Saya putrinya. Izinkan kami melihatnya," pinta perempuan itu diaminkan dua pria lainnya yang mengaku juga saudara perempuan tersebut.

Mendengar permintaan ketiga pemuda tersebut, dua orang petugas KPK langsung mengajak ketiganya masuk ke ruangan untuk bertemu ayah mereka.

"Ayo masuklah," kata petugas KPK berbaju merah mengenakan topi pet.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Batubara, OK Arya Zulkarnain, diamankan KPK dari rumah dinasnya. Ia terjaring operasi tangkap tangan.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, tim penindakan KPK mengamankan tujuh orang sekaligus. OTT dilakukan terkait dengan pengurusan sejumlah proyek di daerah tersebut. Sejumlah uang juga ikut diamankan.

"Ada dari unsur penyelenggara negara atau kepala daerah, pejabat dinas dan swasta," kata Febri dikonfirmasi via seluler.

Febri menambahkan, untuk kepentingan pemeriksaan awal, ketujuh orang yang diamankan itu telah dibawa ke Ditreskrimsus Polda Sumut.

"Setelah pemeriksaan awal dilakukan, mereka akan dibawa ke kantor KPK di Jakarta dan dalam waktu maksimal 24 jam akan ditentukan status hukumnya," terangnya.

(dgh/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar