OIC: Keberadaan Orangutan di Batang Toru Harus Dilestarikan

OIC: Keberadaan Orangutan di Batang Toru Harus Dilestarikan

Direktur OIC Sumatera Utara, Panut Hadisiswoyo.

(jw/rzd)

Selasa, 14 Mei 2019 | 12:47

Analisadaily (Medan) - Orangutan Information Centre (OIC) dan Yayasan Ekosistem Lestari (YEL) menegaskan, pelestarian orangutan yang ada di Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) tidak ada kepentingan negara tertentu dalam pelestariannya.

Menurut Direktur OIC Sumatera Utara, Panut Hadisiswoyo, adanya isu terkait pihak-pihak tertentu yang ikut dalam pelestarian orangutan di Batang Toru tidak benar.

"Tidak ada kepentingan negara mana pun dalam program ini. Ini kita lakukan karena kepedulian kita terhadap populasi orangutan yang ada di Batang Toru," katanya, Selasa (14/5).

Panut menjelaskan, kepentingan ini dimulai dari diri masing-masing pada keberlangsungan populasi orangutan. Kepentingan juga bisa dimulai dari diri sendiri.

"Makanya, kita juga ingin mengajak teman-teman untuk peduli. Peduli itu bisa dimulai dari diri kita sendiri. Ini sebenarnya kesempatan kita untuk mendukung orangutan. Tidak ada kepentingan negara manapun. Yang ada kepentingan kita," jelasnya.

Mengenai adanya kabar yang menyebut NGO Orangutan tidak mengampanyekan kerusakan hutan yang terjadi akibat tambang emas, yang berlokasi sama di Batang Toru, dimana kerusakan hutan tersebut berada di lokasi inti habitat orangutan, Panut menuturkan tambang emas itu beroperasi sekitar tahun 2000, dan penetapan kawasan hutan Batang Toru sebagai habitat orangutan dilakukan sekitar tahun 2014.

"Perlu kita jelaskan dalam hal ini adalah penetapan hutan itu dimulai 2014. Sejak awal juga kita tidak memiliki data-data mengenai sejak awal berdirinya tambang emas. Bukan kita tidak mau mengampanyekan itu. Karena kita memang pada saat itu kita tidak memiliki datanya," tuturnya.

Panut juga menegaskan, mereka terus berjuang untuk tetap melestarikan keberadaan orangutan yang ada di Batang Toru.

"Kita hanya bisa menyuarakan dan berjuang saja. Biarkan nanti apapun hasilnya, keputusan berada di tangan pemerintah sebagai pengambil keputusan. Kita hanya bisa memberikan masukan dan berjuang atas program dan kelestarian orangutan," tegasnya.

(jw/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar