Nyamar jadi Emak-Emak Cara Polisi Tangkap Komplotan Begal Sadis

Nyamar jadi Emak-Emak Cara Polisi Tangkap Komplotan Begal Sadis

Personel polisi menyamar jadi emak-emak saat menangkap pelaku begal sadis

(jw/rzd)

Selasa, 16 Juli 2019 | 21:03

Analisadaily (Medan) - Penangkapan tiga komplotan begal yang dilakukan tim dari Polsek Medan Timur di Jalan Perkebunan Pulau Brayan, Medan Perjuangan, tergolong unik. Petugas menyamar sebagai 'emak-emak' untuk menangkap para pelaku.

Kapolsek Medan Timur, Kompol M Arifin mengatakan, setelah mendapat laporan korban, Tim Pegasus Polsek Medan Timur melakukan penyelidikan di lokasi kejadian. Selang beberapa hari, tim belum berhasil mengidentifikasi para pelaku.

"Saya dan Tim Pegasus berpikir keras mencari cara untuk memancing para pelaku keluar dari persembunyian. Berkat kerja sama yang baik, akhirnya kami berhasil meringkus para pelaku. Salah satunya menyamar jadi emak-emak," katanya, Selasa (16/7).

Menurut Arifin, penyamaran tersebut dilakukan setelah mempelajari cara main para pelaku. Akhirnya mereka mendapat ide untuk melakukan penyamaran. Personel lalu mengenakan pakaian daster dan jilbab.

Setelah dipastikan aman dalam penyamaran tersebut, tim bergerak ke lokasi para pelaku dalam melancarkan aksinya. Setibanya di lokasi, personel yang menyamar berpura-pura lalu lalang dengan dipantau tim yang lain dari kejauhan.

"Kerja keras membuahkan hasil. Komplotan begal keluar dan berusaha membegal personel yang menyamar. Melihat target, tim langsung melakukan penyergapan dan berhasil meringkus para pelaku," ungkapnya.

Arifin mengimbau kepada masyarakat, terutama kepada ibu-ibu agar selalu waspada dan berhati-hati saat mengendarai sepeda motor. Apalagi di lokasi-lokasi yang sepi perlintasan kendaraan bermotor.

"Kepada masyarakat, khususnya kaum ibu agar selalu waspada pada saat berkendara sendirian. Hindari jalan-jalan sunyi saat berkendara seorang diri," imbaunya.

Dalam penangkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan tiga orang pelaku, yaitu IA alias Gopal (24) MF alias Popoy (17) dan SY alias Yoyo (21).

Penangkapan tersebut berawal dari ditangkapnya Gopal yang merupakan pimpinan komplotan begal oleh petugas di tempat persembunyinnya, Jalan Pancing, Gang Seroja, Kecamatan Medan Deli, Senin (15/7).

Kemudian, penangkapan dua rekannya atas keterangan Gopal. Keduanya diamankan di rumah mereka masing-masing. Atas perbuatannya, ketiga pelaku dijerat dengan Pasal 363 dan 365 KUHPidana.

(jw/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar