Nurhalimah Rangkuti, Jemaah Calon Haji Termuda Asal Madina

Nurhalimah Rangkuti, Jemaah Calon Haji Termuda Asal Madina

Nurhalimah Rangkuti.

(jw/rzd)

Rabu, 25 Juli 2018 | 14:55

Analisadaily (Medan) - Menunaikan ibadah haji menjadi suatu anjuran bagi umat Islam. Perasaan senang dan bangga dapat menjalaninya diakui seorang jemaah calon haji Embarkasi Medan asal Kabupaten ‎Mandailing Natal (Madina), Nurhalimah Rangkuti.

Nurhalimah yang merupakan jemaah calon haji termuda asal Madina. Wanita berusia 19 tahun ini berangkat bersama kedua orang tuanya, beserta 4 orang saudaranya.

"Alhamdulillah bersyukur kepada Allah SWT, yang telah mengetuk pintu hati kedua orang tua dan keluarga saya untuk memijakkan kaki di Baitullah," kata Nurhalimah di Asrama Haji Medan, Rabu (25‎/7).

Halimah menceritakan, dirinya sudah lama mendambakan keinginannya untuk menunaikan rukun Islam kelima. Dirinya juga mengungkapkan keinginan untuk melaksanakan ibadah haji itu sejak duduk di bangku Sekolah Dasar (SD).

Keinginan dirinya tersebut dimotivasi oleh keluarga besarnya. Menurutnya panggilan untuk naik haji tidak seharusnya menunggu usia tua. Namun, selama mampu untuk melaksanakan haji, segara laksanakan.

"Motivasi saya kepada teman-teman yang masih muda, yang sejabat dengan saya, bukan modal uang untuk haji. Tapi modal keberanian dan kesungguh-sungguhan supaya kita bisa menyempurnakan rukun Islam kelima," ucapnya.

Nurhalimah tercatat sebagai mahasiswi semester 3 STKIP Tapanuli Selatan, Padangsidempuan. Saat didaftarkan berangkat haji oleh orang tuanya, usia Nurhalimah baru menginjak 12 tahun. Kemudian, dia mendalami ilmu keagamaan dengan memasuki pesantren Mustofawiyah di Purbabaru.

"Setelah tamat SD, saya belajar di Pesantren Mustofawiyah, belajar sungguh-sungguh tentang manasik haji. Saya mendoakan teman, guru-guru, dan orang tua saya, semoga bisa bersama berangkat haji. Alhamdulillah kami melaksanakan haji tahun ini," ungkapnya.

‎Ayahanda Nurhalimah, Hali Hamzah Rangkuti (56) mengatakan, sudah mendaftarkan untuk berangkat haji sejak 2011 lalu. Kemudian, tahun ini sekeluarga mereka melaksanakan ibadah haji bersama.

"Saya terinspirasi untuk membawa seluruh keluarga. Sangat enak sekaligus memberikan bimbingan kepada anak-anak," ucapnya.

Sebelum mendaftarkan keempat anaknya untuk melaksanakan ibadah haji, Ali menanyakan kepada anaknya untuk kesediaan mereka menunaikan ibadah haji ini.

"Mereka menyatakan siap apapun ceritanya, asalkan dibawa untuk haji," pungkasnya.

(jw/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar