NU Sumut dan Muhammadiyah Medan Kecam Tindakan Zionis Israel

NU Sumut dan Muhammadiyah Medan Kecam Tindakan Zionis Israel

Aksi solidaritas masyarakat Kota Medan terkait kondisi umat Muslim di Palestina beberapa waktu lalu. 

(aa/rzp)

Selasa, 25 Juli 2017 | 20:24

Analisadaily (Medan) - Warga Palestina hingga kini terus melakukan penolakan terhadap tindakan keamanan Israel. Hal itu dikarenakan pihak Israel melakukan pengamanan kontroversial yang dilakukan di Masjid Al-Aqsa.

Menanggapi hal itu, Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Utara, Affifudin Lubis, mengutuk keras aksi anarki yang dilakukan oleh Israel tersebut.

"Tentu kita mengutuk, karena itu perbuatan biadab dan upaya sistematis mereka untuk menghancurkan potensi umat Islam, dan telah melanggar HAM. Mereka membatasi umat Muslim untuk salat di Masjid Al-Aqsa," kata Affifudin, Selasa (25/7).

Lebih lanjut ia mengatakan, aksi yang dilakukan ribuan umat Islam di Bundaran SIB pada akhir pekan lalu merupakan bentuk solidaritas sesama umat Muslim.

"Itu juga merupakan salah satu bentuk jihad dengan melakukan penggalangan dana, karena jihad tidak harus mengorbankan diri, tapi harta juga bisa," ucapnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Medan, Anwar Sembiring. Disebutkannya, umat Islam di seluruh dunia harus bersatu.

"Tidak hanya sekadar mengutuk, kita butuh aksi nyata dari umat Muslim di seluruh dunia, karena perlakuan Israel itu sangat bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan," tegasnya.

Menurutnya, salah satu aksi nyata yang bisa dilakukan saat ini, khususnya masyarakat Indonesia, dengan melakukan pemboikotan terhadap produk penggalang untuk tentara zionis Israel.

"Dengan melakukan boikot, tentu secara otomatis akan mengurangi dana perang mereka, sebab selama ini produk-produk itu menjadi salah satu pemasukan dalam biaya perang," tandasnya.

(aa/rzp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar