Nenek Sarah Menangis di Depan Konjen Malaysia

Nenek Sarah Menangis di Depan Konjen Malaysia

Nur Sam memegang foto cucunya yang menjadi korban penyiksaan di Malaysia, Rabu (3/2)

(rdn/eal)

Rabu, 3 Februari 2016 | 14:25

Analisadaily (Medan) - Sarah Febrina merupakan seorang Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang kerap mendapat siksaan dari majikannya di Malaysia.

Menyikapi nasib yang dialami Sarah, Aliansi Mahasiswa Peduli Bangsa Sumatera Utara (AMPB SU) menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Konsulat Jenderal Malaysia, Rabu (3/2). 

"Komjen Malaysia harus bertanggungjawab atas perlakuan siksaan terhadap Sarah Febrina. Dia tak diberikan gaji, jangan tutup mata soal penyiksaan TKI," ucap koordinator aksi, Jansen Sitorus, di Jalan Diponegoro, Medan.

Menurutnya, kasus Sarah merupakan cerminan tidak dihargainya warga negara Indonesia yang berada di Malaysia. Persoalan ini juga harus mendapat perhatian pemerintah Indonesia, sebab TKI merupakan pahlawan devisa. 

Nenek Sarah, Nur Sam mengatakan, cucunya kerap melaporkan keluhan-keluhan selama berada di Malaysia. Kekerasan fisik, hak yang tak dibayarkan hingga tidak diberi makan, merupakan perlakukan yang didapat Sarah di negeri jiran.

"Cucu nenek itu juga tak boleh beribadah dan sering disiksa. Tolonglah cucu nenek ini nak, sudah sebulan dia tak bisa dihubungi, " ucap Nur Sam sambil menangis.

(rdn/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar