NDP: Solusi HMI Bagi Keumatan dan Kebangsaan

NDP: Solusi HMI Bagi Keumatan dan Kebangsaan

Kader HMI Cabang Medan, Taufik Kurniawan

(eal)

Senin, 19 Agustus 2019 | 15:45

Analisadaily (Medan) - Indonesia merupakan bangsa majemuk yang membutuhkan sebuah instrumen pemersatu untuk menjaga keutuhan NKRI sebagai fondasi dalam melakukan gerakan bersama untuk memajukan peradabannya.

Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) sejak awal kemerdekaan hingga sekarang konsisten dalam merawat persatuan-kesatuan bangsa. Spirit Keislaman-Keindonesiaan kader HMI merupakan kepribadian lahiriah dan batiniah dalam rangka melakukan perjuangan sebagai agent of innovator (duta pembaharu) di tengah-tengah masyarakat.

Salah seorang kader HMI Cabang Medan, Taufik Kurniawan menyebut, HMI dengan Nilai Dasar Perjuangan (NDP) yang digagas cendekiawan muslim, Nurcholish Madjid, memberi solusi sebagai ikhtiar bagi setiap kader HMI dan seluruh warga negara Indonesia untuk mengindahkan tanggungjawab sosialnya dalam bentuk kerja kemanusiaan (amal shaleh).

"NDP adalah idealisme HMI yang di dalamnya terdapat nilai-nilai islam yang dikontekstualisasikan pada sisi moralitas, modernitas, sosialisme dan keadilan universal," jelas Taufik, Senin (19/8).

Lebih jauh Taufik mengulas jika ditinjau dari isi NDP ada dua aspek yang diberikan; yakni aspek individu dan masyarakat yang didasari hidup gotong royong dan pengakuan adanya persamaan dan kehormatan bagi setiap orang, sikap toleransi perbedaan bagi kemaslahatan sesama umat manusia.

Aspek kedua adalah keadilan sosial dan keadilan ekonomi yang merupakan ikhtiar dalam menolak sistem kapitalisme yang dianggap sebagai kejahatan kemanusiaan karena menciptakan kesenjangan sosial antar sesamanya.

"Hal ini dilakukan untuk meraih ridho Allah SWT dengan kualitas insan kamil manusia yang bermanfaat bagi sesamanya," sambung Taufik.

Menurutnya ulasan ini disampaikan dalam rangka memperingati 74 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia sekaligus untuk mengedukasi masyarakat yang terjebak dalam niat gerakan separatis supaya kembali ke pelukan ibu pertiwi.

(eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar