Narkoba yang Disita BNN di Medan Merupakan Kualitas Terbaik

Narkoba yang Disita BNN di Medan Merupakan Kualitas Terbaik

Petugas BNN menunjukkan barang bukti narkoba yang disita dari sindikat jaringan internasional, Sabtu (6/10)

(jw/eal)

Sabtu, 6 Oktober 2018 | 21:02

Analisadaily (Medan) - Dari beberapa kali penangkapan yang dilakukan terhadap para gembong narkoba, jenis sabu-sabu dalam kemasan berwarna kuning emas merupakan kualitas terbaik yang diamankan oleh Badan Narkotika Nasional (BNN).

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol. Arman Depari mengatakan, dari hasil pemeriksaan di laboratorium BNN Pusat diketahui bahwa sabu-sabu dalam kemasan berwarna kuning emas mendekati kesempurnaan daripada kemasan yang lainnya.

"Dari beberapa kali kita menangkap para tersangka dan barang bukti sabu-sabu yang kita sita, maka yang paling bagus kualitasnya sabu dengan kemasan warna kuning emas ini. Kemurniannya mencapai 92% karena ini hasil penelitian laboratorium BNN Pusat. Ini mendekati kesempurnaan dan yang paling tinggi itu 98%. Dibandingkan dengan kemasan berbeda," kata Arman, Sabtu (6/10).

"Nah, dalam pengungkapan semalam petugas mengamankan tujuh orang tersangka dengan barang bukti lebih kurang 53 Kg sabu-sabu yang dikemas dalam kemasan berwarna kuning emas," ungkap Arman.

Arman juga menjelaskan bahwa para sindikat narkoba selalu menggunakan jalur laut untuk membawa barang haram tersebut. "Jalur laut ini selalu digunakan oleh para sindikat jaringan internasional untuk membawa barang haram itu. Karena sangat aman," jelasnya.

Arman berharap pihak-pihak lain seperti Bea Cukai, Kemaritiman, TNI AL, Polair hingga para nelayan bisa sama-sama bekerja dalam memberantas peredaran narkotika jaringan internasional yang senantiasa melalui jalur laut.

"Dari hasil penelitian 80% sindikat narkoba jaringan internasional menggunakan jalur laut. Apalagi untuk pelabuhan tikus di sepanjang Pantai Sumatera sangat banyak," tuturnya.

"Oleh karena itu, kepada semua pihak harus benar-benar kita berantas peredaran narkoba ini," pungkas Arman.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar