MUI Medan: Setiap Orang Harus Patuhi Undang-Undang

MUI Medan: Setiap Orang Harus Patuhi Undang-Undang

Ketua MUI Medan, Muhammad Hatta

(jw/eal)

Sabtu, 25 Mei 2019 | 19:32

Analisadaily (Medan) - Aksi unjuk rasa yang dilakukan sejumlah elemen masyarakat terkait putusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia dalam Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 ditanggapi oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan.

Ketua MUI Medan, Muhammad Hatta, mengatakan bahwa setiap warga negara haruslah mematuhi undang-undang.

"Kalau Al-Qur'an bilang bila kalian bersengketa maka kembalilah kepada Allah dan rasul. Arti Allah dan rasul itu adalah kebenaran, kita punya panduan yang namanya kebenaran. Apa kebenaran itu? kalau bernegara namanya undang-undang, ada ketentuan yang perlu kita pedomani," kata Hatta kepada Analisadaily.com, Sabtu (25/5).

Terkait aksi unjuk rasa yang dilakukan beberapa waktu terakhir, Hatta menyebut hal itu sudah diselesaikan secara hukum.

"Coba kita pergi ke situ, kita tunduk dan patuh kepada peraturan perundang-undangan yang ada. Sekarang kita tengok para pihak sudah mau menyelesaikan masalah tersebut dengan cara hukum melalui MK, mari kita lalui dulu," ucapnya.

MUI juga berharap MK bisa menjalankan fungsi dan tugasnya dengan sebaik-baiknya, tidak melanggar aturan perundang-undangan yang ada.

"Dengan demikian, semuanya bisa diselesaikan dengan bersama. Sebetulnya tidak ada masalah yang tidak bisa diselesaikan kalau kita mau duduk bersama dan mau saling silang. Artinya kita saling lihat kebenaran masing-masing dan kesalahan masing-masing. Nah, bagaimana cara membetulkan itu sehingga kita berjalan bersama," jelas Hatta.

Menurutnya saat ini semua pertikaian yang terjadi, termasuk aksi unjuk rasa belum menunjukkan titik temu.

"Oleh karena itu, kita kembali ke peraturan yang ada, ikuti aturan dengan baik, jangan melanggar aturan. Orang yang menuduh dan tertuduh harus berada di posisi jalan yang benar."

Lebih jauh Hatta mengatakan tidak ada hal yang tidak bisa diperbaiki, semua bisa diperbaiki asalkan mengikuti aturan yang ada.

"Karena Al-Qur'an yang mengatakan begitu. Jika kamu bertikai dalam satu masalah, maka kembalilah kepada Allah dan rasul," pungkas Hatta.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar