Muhadjir Effendy: Pemuda di Muhammadiyah Merupakan Level Paling Kompleks

Muhadjir Effendy: Pemuda di Muhammadiyah Merupakan Level Paling Kompleks

Pelantikan pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muhammadiyah Sumut periode 2018-2022 di Ballroom Hotel Grand Mercure, Jalan Sutomo Nomor 1, Medan, Sabtu (21/9). (Ist)

(rel/rzd)

Minggu, 22 September 2019 | 10:10

Analisadaily (Medan) - Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Muhadjir Effendy, menghadiri pelantikan pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Pemuda Muhammadiyah Sumut periode 2018-2022 di Ballroom Hotel Grand Mercure, Jalan Sutomo Nomor 1, Medan, Sabtu (21/9).

Muhadjir mengatakan, pemuda di Muhammadiyah merupakan level yang paling kompleks. Tingkatan ini memiliki organisasi-organisasi yang paling berwarna dan terbuka. Namun, itu membuat orang-orang yang sukses di tingkatan pemuda juga punya berpotensi naik ke level yang lebih tinggi.

“Level pemuda di Muhammadiyah kompleks, organisasi otonom (Ortom) yang paling berwarna, ada Aisyiyah, Nasyiatul ‘Aisyiah, Pemuda Muhammadiyah, Ikatan Mahasiswa, pelajar dan masih banyak lagi. Level ini adalah melting point karena berasal dari banyak elemen,” kata mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang ini.

Selain itu juga, menurutnya, level ini paling terbuka sehingga di sinilah pembentukan kader-kader Muhammadiyah.

“Muhammadiyah ini organisasi yang sangat terbuka terutama di level pemuda, siapapun bisa masuk asal dia Islam. Di sinilah pembentukan kader yang utama, karena itu kita juga perlu hati-hati dan waspada untuk meminimalisir risiko,” tambahnya.

Organisasi Muhammadiyah sudah lahir dan berkiprah di tengah masyarakat sejak sebelum kemerdekaan Republik Indonesia. Hingga kini pergerakannya masih dibutuhkan dan ditunggu masyarakat, termasuk masyarakat Sumut.

Hal itu disampaikan Gubernur Sumut, Edy Rahmayadi. Gubernur berharap pengurus PW Pemuda Muhammadiyah Sumut yang baru dilantik bisa memberikan dampak langsung kepada masyarakat.

“Selamat kepada pengurus PW Pemuda Muhammadiyah Sumut yang sudah dilantik, saya tunggu pergerakan-pergerakan (untuk perjuangan atau perbaikan) saudara-saudara sekalian. Masyarakat kita ini butuh pergerakan dari Anda-anda semua, pemuda-pemuda dan lebih spesifik lagi, tunjukkan pergerakan kalian di mulai dari daerah masing-masing,” sebutnya.

Edy Rahmayadi juga memberikan semangat kepada pengurus yang baru, menurutnya Muhammadiyah harus bisa lebih baik lagi, karena saat ini zaman sudah sangat berbeda dengan saat dibentuknya Muhammadiyah.

“Muhammadiyah itu lahir 30 tahun sebelum kemerdekaan, lahir di zaman penjajahan. Itu zaman yang sulit dan Muhammadiyah bisa ikut memperjuangkan kemerdekaan negara ini. Sekarang zaman berubah, kita tidak sesulit itu lagi, harusnya kita bisa mengembangkan Muhammadiyah ini jauh lebih baik lagi,” harapnya.

Pengurus PW Pemuda Muhammadiyah Sumut periode 2018-2022 yang dilantik antara lain, Ketua Umum Amrizal, Sekretaris Umum Miftah Fariz dan Bendahara Umum Adek Sikumbang, serta jajaran pengurus lainnya.

Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sumut Amrizal menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya dan akan bekerja sekuat tenaga bersama pengurus lainnya untuk membangun Muhammadiyah dan masyarakat Sumut.

“Kami pengurus yang baru akan bekerja dengan sungguh-sungguh untuk membangun Muhammadiyah. Seperti kata Pak Edy Rahmayadi, kami harus mendahulukan kepentingan masyarakat, hadir di tengah-tengah masyarakat untuk menjadikan Sumut bermartabat,” ujarnya.

Selain itu, menurut Amrizal, PW Pemuda Muhammadiyah juga akan menjadi mitra Pemerintah Provinsi dalam hal membangun Sumatera Utara.

“Kita akan menjadi mitra Pemerintah Provinsi Sumut, memberikan kritikan dan juga solusi agar Sumut bisa lebih maju lagi,” katanya.

(rel/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar