Mudik Lebaran, Kualitas Layanan Perlu Ditingkatkan

Mudik Lebaran, Kualitas Layanan Perlu Ditingkatkan

Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, saat meninjau fasilitas dan kesiapan mudik Lebaran 2019 di Bandara Internasional Kualanamu, Sabtu (1/6)

(rel/csp)

Minggu, 2 Juni 2019 | 12:28

Analisadaily (Deliserdang) – Gubernur Sumatera Utara, Edy Rahmayadi, saat meninjau fasilitas dan kesiapan mudik Lebaran 2019 di Bandara Internasional Kualanamu, Sabtu (1/6) mengatakan, kualitas layanan perlu ditingkatkan lagi.

“Fasilitas Bandara untuk layanan bagi para pemudik masih perlu ditingkatkan lagi kualitasnya. Belum memadai,” kata Edy saat kunjungan yang dihadiri Ketua DPRD Sumut, Wagirin Arman dan Asisten Pemerintahan Pemprov Sumut, Jumsadi Damanik.

Baginya, ini masalah yang komprehensif, karena fasilitas juga tergantung pendapatan bandara itu sendiri. Butuh biaya besar untuk merawat bandara ini, karena itu dengan penurunan penumpang 30 persen mereka tentu rugi.

“Namun dari sisi keberadaan fasilitas layanan pemudik yang ada sudah mencukupi, seperti fasilitas kesehatan, keamanan dan informasi untuk pemudik. Di depan pintu kedatangan tadi pihak bandara menyediakan informasi soal harga tiket,” sambungnya.

Harga Tiket Mahal

Gubernur juga menyoroti mahalnya harga tiket pesawat akhir-akhir ini. Ia berharap, persoalan ini dapat segera diselesaikan, karena merugikan masyarakat sebagai penumpang. Karena ini, ada yang tidak bisa pulang kampung dan lain sebagainya. Nanti dikaji masalahnya dan segera dicari solusinya.

“Nanti kita kaji, saya belum dapat kenapa harga tiket pesawat terbang naik secara signifikan. Namun, tentunya kita harus selesaikan masalah ini,” ujarnya.

Direktur Keamanan Penerbangan, Dadun Kohar menegaskan, tarif setiap maskapai penerbangan saat ini sesuai dengan peraturan yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan. Semua Airline harus mematuhi batas itu.

“Ketika dia melebihi batas yang dikeluarkan Kementerian Perhubungan, kami akan memanggil masakapai itu. Dan sampai saat ini semua mentaati peraturan. Masalah harga yang tinggi, kemarin harganya sudah diturunkan, diturunkan sebesar 16 persen,” jelasnya.

Eksekutif Genaral Manager Angkasa Pura II Cabang Kualanamu, Bayuh Iswantoro mengatakan, pada 31 Mei 2019 jumlah penumpang di Bandara Kualanamu sebanyak 23.117 orang. Jumlah tersebut menurun 29.6 persen jika dibanding peiode yang sama tahun lalu.

“Bila dibandingakan hari biasa terjadi lonjakan 16 persen. Hari biasa itu kita sekitar 15.000-an penumpang menjadi 23.000 – 24.000 saat ini,” kata Bayuh.

(rel/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar