Minum Miras Oplosan, 2 Pemuda Tewas di Kebon Jeruk

Sabtu, 20 September 2014 | 18:07

detikNews - Jakarta, Meski sudah begitu banyak nyawa melayang akibat menegak minuman keras oplosan, tiga pemuda ini tetap nekat meminumnya saat perayaan ulang tahun salah seorang diantara mereka. Akibatnya, dua pemuda tewas usai menegak miras itu dan seorang lagi dalam perawatan medis.

Tiga pemuda itu ialah, Stanley (25), Glen Masangi (26) dan Sofyan (27). Sementara yang tengah berulangtahun adalah Stanley yang sebenarnya jatuh pada Rabu (17/9/2014) lalu.

"Berhubung Stanley ulang tahun, kami rayakan dengan mabuk-mabukan dan mengoplos minuman di kosannya Stanley Jalan Duri Intan I, Duri Kepa, Kebun Jeruk," kata teman korban, Juandi Simbo, kepada penyidik, Sabtu (20/9/2014).

Dua hari kemudian, Stanley mengeluh sakit perut dan dibawa ke RS Royal Taruma untuk dilakukan perawatan. Namun, nyawanya tidak berhasil ditolong.

"Kami masih antar catering selama 2 hari. Stanley masih antar makanan ke tv swasta, tapi buru-buru pulang pada Jumat pagi karena merasa perutnya sakit. Kemudian kami larikan ke Rumah Sakit Royal tetapi nyawanya tak tertolong dan meninggal Jumat siang," jelasnya.

Di tempat terpisah, Kapolsek Kebun Jeruk Kompol Slamet membenarkan kejadian tersebut. Dirinya mengungkapkan bahwa pihaknya telah memeriksa salah satu korban, Sofyan pagi tadi. Namun, saat akan dibuat berita acaranya mengeluh sakit.

"Sofyan mengeluh sakit langsung kami bawa ke RSUD dan setelah mendapat perawatan di UGD dirinya tak tertolong dan meninggal," kata Slamet.

Slamet mengutarakan, satu pemuda lagi Glen saat ini masih dalam perawatan intensif di RSUD Cengkareng. Dan pihaknya baru mendapat laporan soal kejadian tersebut Sabtu pagi.

"Baru pagi tadi dapat laporan, siangnya kami olah TKP, dan memang ditemukan 4 botol miras oplosan dikamar kos korban," ujarnya.

Slamet menambahkan, pihaknya sudah melakukan operasi terhadap penjual minuman oplosan dikawasan Krendang tersebut. "Kami sudah amankan sebanyak 2 peti miras oplosan di wilayah Krendang," tutupnya. (spt)

 

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar