Meutya Hafid Sosialisasikan Pilar Kebangsaan

Meutya Hafid Sosialisasikan Pilar Kebangsaan

Meutya Hafid saat menyampaikan sosialisasi pilar kebangsaan di SMA Nurul Amaliah, Rabu (18/4)

(hers/eal)

Rabu, 18 April 2018 | 17:47

Analisadaily (Deli Serdang) - Meutya Hafid mengadakan sosialisasi pilar kebangsaan di Aula SMA Nurul Amaliyah, Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (18/4).

Semakin banyaknya paham-paham yang dapat memecah belah bangsa saat ini, sangat penting dan harus ditanamkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, anak muda sangat rentan dengan provokasi negatif, untuk melakukan tindakan-tindakan yang mengandung ujaran kebencian, toleransi bahkan aksi terorisme.

"Pancasila adalah dasar negara Indonesia yang harus tetap dijunjung tinggi untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Oleh karena itu, pentingnya nilai–nilai pancasila dan rasa nasionalisme agar tidak mudah digoyahkan oleh segelintir orang atau kelompok tertentu," tutur Meutya Hafid dalam sosialisasi Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Meutya mengimbau kepada ratusan siswa/i agar jangan percaya dengan adanya berita hoax dan konten-konten negatif yang memicu perpecahan.

"Adik-adik jangan mau diadudomba oleh apapun dan siapapun. Harus dilihat dulu kebenaran berita atau faktanya. Karena ada orang-orang yang ingin menggoyahkan pancasila dan keberagaman kita. Sudah banyak contoh di negara-negara lain, di mana negara tersebut hancur karena perang saudara," kata anggota DPR RI fraksi Partai Golkar daerah pemilihan Sumatera Utara I, Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai dan Tebing Tinggi.

Ditambahkan Meutya bahwa sila-sila di dalam Pancasila sudah disusun sesuai keberagaman yang ada di Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Kebhinnekaan yang ada di negara kita, jangan sampai membuat kita terpecahbela. Saya yakin negara kita akan baik – baik saja dan teruslah memerangi apapun dan siapapun yang ingin merusak bangsa kita," tandasnya.

Sosialisasi ini diikuti oleh siswa/i, guru, staf sekolah, kepala sekolah. Dalam sambutan penutupnya, Sri Watiningsih selaku Kepala SMA Nurul Amaliyah mengucapkan terima kasih.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada ibu Meutya Hafid yang sudah mau hadir ke sekolah ini dan memberikan pencerahan tentang pancasila kepada siswa/i kami, semoga sukses selalu untuk ibu," tutup Sri.

(hers/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar