Menpar Yakin 2019 Danau Toba Dapat Sertifikasi Dari UGG

Menpar Yakin 2019 Danau Toba Dapat Sertifikasi Dari UGG

Danau Toba

(jw/eal)

Jumat, 21 September 2018 | 14:21

Analisadaily (Samosir) - Kawasan Danau Toba merupakan prioritas utama Pemerintah Republik Indonesia untuk dijadikan Kawasan Strategi Pariwisata Nasional (KSPN) guna mendatangkan wisatawan dari seluruh dunia.

"Ada empat yang super prioritas, yakni Labuhan Bajo (NTT), Mandalika (Lombok), Borobudur (Jawa Tengah) dan nomor satu adalah Danau Toba," kata Menteri Pariwisata, Arief Yahya, Jumat (21/9).

Pemerintah Indonesia di bawah kepempinan Presiden Joko Widodo fokus dengan pembangunan infrastruktur di kawasan Danau Toba untuk pengembangan objek wisata.

"Kenapa dibilang prioritas, karena apapun yang diminta masyarakat akan diberi. Oleh karena itu bagi masyarakat, khususnya pemuda, saya tegaskan bahwa kesempatan ini tidak datang dua kali. Maka saya harapkan kekompakannya," jelas Arief.

Kawasan Danau Toba berada di delapan kabupaten, yakni Kabupaten Samosir, Kabupaten Karo, Kabupaten Toba Samosir, Kabupaten Pakhpak Barat, Kabupaten Simalungun, Kabupaten Humbang Hasundutan, Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kabupaten Dairi.

Arief mengungkapkan bahwa tahun 2019 Danau Toba harus masuk dalam UNESCO Global Geopark (UGG). "Saya harapkan 2019 Danau Toba mendapatkan UGG dan pastinya Danau Toba yang indah ini menjadi destinasi utama wisata kelas dunia," ungkapnya.

"Menurut saya selama Danau Toba belum disertifikasi menjadi UNESCO Global Geopark (UGG), maka agak sulit bagi kita menjual Danau Toba ke luar seperti Borobudur yang sudah mendapatkan UNESCO Heritage. Makanya saya harapkan 2019 Danau Toba mendapat UGG," pungkas Arief.

(jw/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar