Menko Tegaskan Aceh Terbuka Bagi Investor

Menko Tegaskan Aceh Terbuka Bagi Investor

(ANTARA/Widodo S. Jusuf) Menko Perekonomian Chairul Tanjung.

Minggu, 14 September 2014 | 18:31

Banda Aceh - ANTARA News, Menteri Koordinator Ekonomi Chairul Tanjung menyatakan Aceh terbuka bagi setiap investor termasuk pengusaha asing yang ingin berinvestasi di provinsi itu. 

"Karena itu saya mengajak seluruh investor asing untuk terus meningkatkan investasinya di Aceh. Aceh sudah membuka pintu investasi yang selebar-lebarnya bagi investor asing yang ingin masuk ke daerah ini," katanya di Banda Aceh, Minggu.

Menko Ekonomi di Aceh menghadiri pertemuan forum Indonesia, Malaysia, dan Thailand Growth Triangle (IMT-GT) yang juga dihadiri para pengusaha dan pejabat penting dari negara tetangga tersebut.

"Saya berharap kepada pengusaha yang ingin berinvestasi bisa datang ke Aceh karena Gubernur Zaini Abdullah akan menerima Anda semuanya dengan senang hati," kata Chairul Tanjung.

IMT-GT yang bermula sejak 1991 dan diresmikan pada pertemuan di Langkawi pada Juli 1993 itu dengan tujuan untuk mengusahakan kompleksitas sumber daya yang dimiliki ketiga negara anggota.

Menteri juga memberikan apresiasi terhadap kinerja gubernur yang berperan aktif selama pelaksanaan IMT-GT. 

Itu juga menandakan adanya komitmen dan kepedulian Gubernur Aceh dalam usaha untuk meningkatkan taraf perekonomian masyarakat diprovinsi ujung paling barat Indonesia itu.

Dikatakannya, melalui forum IMT-GT di Aceh maka akan mendorong bagi para pengusaha Aceh untuk semakin mengembangkan sektor ekonomi kreatif di daerahnya.

Chairul Tanjung menjelaskan semua program IMT-GT secara otomatis akan lebih berperan penting dalam meningkatkan kerja sama antara tiga negara dengan harapan tidak mempersempit ruang gerak bagi para investor yang ingin berinvestasi di Aceh.

 "Harapan kami apa yang dibutuhkan dan diharapkan oleh tiga negara ini dalam upaya meningkatkan kerja sama di bidang usaha, baik sektor perdagangan, investasi serta sektor pariwisata dapat terlaksana dengan mudah dan tanpa hambatan administrasi apapun," kata Menteri. (*)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar