Menko Luhut: Masyarakat Harus Jaga Danau Toba

Menko Luhut: Masyarakat Harus Jaga Danau Toba

Peresmian beroperasinya KMP Ihan Batak di Pelabuhan Ajibata, Toba Samosir. (FOTO: Istimewa).

(rel/rzd)

Minggu, 3 Maret 2019 | 13:59

Analisadaily (Tobasa) – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan, meresmikan beroperasinya KMP Ihan Batak di Pelabuhan Ajibata, Toba Samosir, Sabtu (2/3). Kapal ini melayani lintas pelabuhan penyeberangan Ajibata-Ambarita.

“Ini program pemerintah pusat, tetapi tidak akan ada artinya kalau masyarakat tidak merespons. Saya ingatkan masyarakat jangan buang sampah lagi di Danau Toba. Kalau Danau Toba jorok, wisatawan tidak akan datang lagi. Dan tidak sehat untuk generasi yang akan datang,” kata Menko Luhut.

Pada kesempatan tersebut, Menko Luhut mengisahkan bahwa yang pertama kali mencetuskan dibangunnya kawasan Danau Toba adalah Presiden Joko Widodo.

“Beliau mengatakan empat destinasi tujuan wisata yang harus diwujudkan yang pertama Danau Toba, kedua Borobudur, ketiga Mandalika dan keempat Labuan Bajo. Presiden melihat bahwa Danau Toba ini indah sekali, dan beliau ingin Danau Toba dibuat hebat. Budayanya dikembangkan karena banyak yang bisa dijual, tapi kebersihan tetap dijaga,” ucapnya.

Menko Luhut juga mengatakan, pemerintah telah membangun dua bandar udara yaitu Silangit dan Sibisa serta jalan tol untuk menunjang pertumbuhan sektor pariwisata. Menurutnya, Menteri Perhubungan sedang dalam proses menyiapkan kapal pariwisata yang akan mengelilingi Danau Toba.

Menko Luhut menyebut, nantinya di Danau Toba akan ada Dok untuk memelihara dan memeriksa kapal-kapal.

“Untuk menghindari kecelakaan seperti KM Sinar Bangun, seperti yang terjadi beberapa waktu yang lalu,” sebutnya.

Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, yang juga hadir dalam acara tersebut mengatakan pihaknya masih akan terus membangun wilayah ini. Sehingga wisatawan yang mau ke Toba menjadi nyaman.

“Ada satu titik tetapi titik-titik lain juga harus kita pikirkan. Damri sudah beroperasi dan itu menandakan kecintaan Presiden terhadap Toba. Beliau selalu ingatkan saya, ‘Pak Menteri, itu Toba jangan sampai tidak jadi’. Makanya saya ngajak Pak Menko Luhut selaku pimpinan saya untuk ikut meresmikan supaya tambah hebat,” ujar Menhub.

Kapal KMP IhanBatak dengan kapasitas 300 GT, menghubungkan Pelabuhan Penyeberangan Ajibata di Kabupaten Toba Samosir, dengan Pelabuhan Penyeberangan Ambarita, Kabupaten Samosir, Provinsi Sumatera Utara yang berjarak 9 mil.

Bagi penumpang yang berencana menuju Bandara Silangit, dapat memanfaatkan fasilitas angkutan bus Damri yang disediakan dari dan menuju Bandara Silangit pada Pelabuhan Ajibata ini.

(rel/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar