Mendag Minta Bulog Pantau Harga Beras di Pasar

Mendag Minta Bulog Pantau Harga Beras di Pasar

Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Enggartiasto saat berkunjung ke pasar-pasar tradisional di Kota Medan, Sabtu (29/12).

(jw/csp)

Sabtu, 29 Desember 2018 | 14:26

Analisadaily (Medan) - Badan Urusan Logistik atau disingkat Bulog harus masuk ke pasar untuk memantau harga agar tidak terjadi kenaikan.

"Bulog harus masuk ke pasar untuk memantau harga," kata Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Enggartiasto saat blusukan ke pasar-pasar tradisional di Kota Medan, Sabtu (29/12).

Terkait harga beras Medium yang dijual di atas harga eceran tertinggi (HET) di Sumut dikisaran Rp 10-11 ribu, Enggartiasto menegaskan, Bulog harus menstabilkan harga beras tersebut.

"Makanya Bulog ditugaskan untuk masuk ke pasar sampai ke pedagang besar. Agar pedagang besar menjual kepada masyarakat Rp 9.450 maksimal. Namun, kalau harga tinggi, berarti itu beras Bulog," sambungnya.

Mendag juga mengungkapkan adanya pencampuran atau (mix) beras dilakukan agar beras tetap terjaga ke pulenannya.

"Sempat beras mau di mix, yaitu beras dari Vietnam degan beras lokal agar rasanya lebih pulen yaitu dicampur sekitar 5 persen dengan beras lokal," ungkapnya.

Agar kebutuhan tersebut terus stabil, Mendag meminta Bulog mengendalikan harga. "Setalah tahun baru kita pastikan stabil, makanya peran Bulog harus mengeluarkan stoknya untuk mengendalikan harga. Kalau sudah begitu pedagang tidak mungkin bermain dengan harga ini karena ada satgas pangan dan pedagang tidak bisa macam-macam," tambahnya Enggartiasto.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar