Memanfaatkan Kemampuan Merias untuk Usaha Rias Pengantin

Memanfaatkan Kemampuan Merias untuk Usaha Rias Pengantin

Foto/Int

Minggu, 16 Maret 2014 | 23:32

JIKA ANDA memiliki kemampuan merias, jangan sia-siakan kemampuan yang anda miliki tersebut. Anda dapat memanfaatkan peluang ini untuk membuka usaha rias pengantin.

Hari pernikahan adalah hari yang sangat istimewa bagi pasangan laki - laki dan perempuan. Maka riasan atau dandanan pada hari itu tentulah dianggap sangat spesial, berbeda dengan hari-hari biasanya.

Kesempatan ini dapat anda manfaatkan untuk menawarkan jasa rias pengantin khususnya untuk wanita. Penampilan yang prima pada hari pernikahan tentu dapat menambah suasana pesta menjadi meriah.

Persiapan yang perlu dilakukan untuk memulai usaha rias pengantin ini di antaranya adalah sebagai berikut:

1. Persiapan keahlian merias

Bekali diri anda dengan kemampuan menata rias pengantin, baik itu yang bisa anda dapat dari kursus, atau banyak belajar dari mentor profesional yang sudah banyak dan berkecimpung dalam bidang wedding (pernikahan).

Cobalah untuk lebih fokus, jangan hanya sekedar tahu saja. Dalami, dan fokuskan kepada busana serta make up dengan tujuan agar anda benar-benar mampu dan siap bersaing dengan kompetitor-kompetitor jasa anda kelak.

Jangan hanya membaca dan berteori saja, perbanyaklah praktek dalam merias pengantin dan menata busana pengantin seperti pengetahuan yang sudah anda dapat dari manapun sumbernya.

Pendidikan formal tata rias pengantin tidak menjamin apapun atas bisnis anda kelak, tanpa anda lebih sering mempraktekkan dan mencoba langsung. Teori yang tahu dan dapat juga tidak akan berguna. Anda bisa menggunakan teman, saudara atau siapapun yang anda kenal baik sebagai model pengantin anda sebagai bahan praktikum Anda dalam menata make up dan busana seorang pengantin.

2. Persiapan promosi

Lakukan promosi semaksimal mungkin dari mulai yang paling sederhana seperti sekedar menyebarkan kartu nama hingga ke pembuatan pamflet dan spanduk serta representative online dalam berbagai bentuk, jangan pelit untuk hal-hal yang berbau marketing atau pemasaran secara berkala dan berkesinambungan (bila perlu anda bisa menggunakan jasa Marketing Consultant dalam hal ini).

Sebab tanpa promosi/marketing yang menunjang bagus, setinggi apapun kepintaran dan kepiawaian anda dalam merias pengantin, sejuta triliun pun modal yang anda tanamkan untuk membeli perabotan dan peralatan tertanam untuk mendukung bisnis anda, kebangkrutan dan kejatuhan anda hanya tinggal menunggu dan menghitung hari. Bila tidakpun anda akan lebih sering menjadi penonton daripada pelaku dari sebuah bisnis yang anda idamkan dapat mengantarkan anda ke gerbang ke suksesan.

3. Persiapan alat-alat untuk merias, temasuk kosmetik.

Gunakanlah kosmetik yang berkualitas agar tidak ada keluhan dari pelanggan karena ketidakcocokan kosmetik. Siapkan peralatan tata rias Anda semaksimal mungkin, carilah kosmetik dengan dampak netral yang bisa banyak dan cocok dipakai pada semua jenis wajah.

Hindari penggunaan kosmetik dengan campuran merkuri, awas dan selalu waspada, jauh lebih baik daripada sekedar membeli yang mahal, karena jaman sekarang sangat banyak produk kosmetik berbahaya. Jangan bahayakan klien dengan tata rias pengantin anda.

4. Persiapan pengenalan budaya pengantin untuk menyesuaikan dengan tata rias yang digunakan.

Berusahalah untuk mengoleksi busana pengantin, biasanya titik beratnya pada pengantin wanita. Bila Anda lalai untuk selalu memperbaharui koleksi busana pengantin wanita anda, ini bisa menjadi bumerang anda di kemudian, setidaknya calon klien tata rias pengantin anda bisa membatalkan kontraknya yang akan diberikan kepada anda, dan berpindah kepada penata rias lain yang memiliki koleksi busana lebih lengkap.

Anda bisa membuat dan mendesain sendiri busana pengantin wanita tersebut atau mungkin memesannya dari penjahit yang menjadi kenalan anda atau membelinya di toko khusus busana pengantin yang biasanya banyak terdapat di pusat-pusat perbelanjaan atau akan lebih baik toko online yang jujur dan terpercaya (karena bisa menghemat waktu).

5. Tim kecil

Buatlah setidaknya dengan teman, kerabat, atau sahabat yang sama-sama mengerti tata rias pengantin dan tata busana pengantin, agar setidaknya anda dapat saling membantu jika mendapatkan pesanan pekerjaan merias pengantin. Setidaknya dengan membuat tim kecil ini, pekerjaan anda kelak dapat sedikit lebih ringan karena anda tidak pelit dalam berbagi rejeki.

6. Kerja Sama

Melakukan kerja sama dengan salon lainnya sehingga anda dapat memiliki jaringan pemasaran anda sendiri. Merangkul pebisnis lain yang mungkin sejalan dan dapat mendukung bisnis rias pengantin seperti fotografer, videografer, entertainer, penyedia jasa dekorasi atau penyedia alat pesta. Buatlah kerjasama untuk saling mempromosikan dalam tim  besar anda tentang bisnis anda dan tim anda kepada masing-masing klien pengguna layanan jasa anda dan tim anda tersebut.

7. Paket Tata Rias

Buat dan susunlah paket tata rias anda semenarik mungkin, karena yang dibutuhkan sepasang calon pengantin tidak hanya tata rias atau busana saja.

Banyak paket pernikahan yang juga menawarkan paket-paket bonus dari yang paling sederhana seperti gratis perawatan Pra-Wedding seperti (Masker, Lulur, Diet, dll) hingga paket bonus bulan madu yang pada dasarnya itu adalah hasil kerjasama anda dengan pihak lain seperti SPA.

Hambatan

Selain ketujuh tips di atas, anda juga perlu memperhatikan dan mempelajari hambatan dan tantangan yang anda temui. Hambatan atau tantangan yang mungkin terjadi dalam menjalankan usaha rias pengantin ini yaitu:

1.     Pesaing bisnis yang sekarang semakin marak, dan semakin banyak serta sepinya pengguna jasa layanan anda. Pasang strategi dalam bisnis anda untuk bidang ini. Jangan hanya pasif, cobalah selalu aktif untuk lebih memasarkan layanan jasa anda dengan berbagai cara dan metode serta selalu melakukan pembaharuan yang selalu berkelanjutan dalam segala hal, tidak hanya mengikuti arus, berusahalah mencuri perhatian publik dengan cara yang positif dan baik untuk mendapatkan respon yang baik.

2.     Penghasilan tidak tetap. Hal tersebut disebabkan usaha rias pengantin hanya dilakukan pada saat hari musim -musim pernikahan, sehingga tidak terlalu cocok untuk diandalkan sebagai penghasilan utama.

3.     Alat dan produk kosmetik yang anda gunakan tidak cocok dengan kulit pengantin dan bisa menimbulkan alergi. Anda harus tahu tentang kriteria kulit pengantin dan mengaplikasikan dengan produk kosmetik yang cocok. Dalam hal ini pengetahuan anda tentang kosmetik dan make-up pun sangat diperlukan. (Int)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar