Medan Belum Bisa Dipastikan Bebas dari Vaksin Palsu

Medan Belum Bisa Dipastikan Bebas dari Vaksin Palsu

Kepala BBPOM Medan, Drs. M. Ali Bata Harahap.

(jw/rzd)

Rabu, 29 Juni 2016 | 16:22

Analisadaily (Medan) - Terkuaknya kasus vaksin atau Anti Tetanus Serum (ATS) palsu sejak 2014 dan 2015 lalu, lima tim Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Medan terus melacak kemungkinan beredarnya vaksin palsu di Sumatera Utara.

Kepala BBPOM Medan, Drs. M. Ali Bata Harahap mengatakan, lima tim dari BBPOM Medan sudah melakukan penyidikan terhadap vaksin palsu tersebut. Mereka sudah memeriksa 25 sarana kesehatan yang melaksanakan vaksinasi. 

"Padahal sebelumnya kita sudah menangkap peredaran vaksin atau ATS palsu. Semenjak maraknya berita vaksin palsu di tahun ini, kita membentuk tim dan sampai hari ini sudah 25 sarana kesehatan yang kita datangi, tapi belum ada lagi ditemukan vaksin atau ATS palsu," kata Ali Bata, Rabu (29/6).

Ali Bata menuturkan, BBPOM Medan belum bisa memastikan Medan dan Sumatera Utara bebas dari vaksin palsu tersebut. Karena tim dari BBPOM Medan masih bekerja untuk melakukan penyidikan.

"Tim kita masih terus memperoleh kepastian terhadap semua sarana kesehatan yang melayani vaksinasi, dan kita akan memastikan semua sarana kesehatan di Sumut aman dari vaksin-vaksin palsu," tuturnya.

Setelah penangkapan 2014-2015 lalu, ungkapnya, BBPOM Medan sampai saat ini belum menemukan vaksin palsu di Sumatera Utara pasca maraknya berita vaksin palsu di Pulau Jawa.

"Sampai saat ini belum kita temukan vaksin tersebut. Namun tim kita sampai saat ini masih bekerja menyelidikinya," ucapnya.

(jw/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar