May Day, Polda Sumut Gelar Panggung Hiburan Untuk Buruh

May Day, Polda Sumut Gelar Panggung Hiburan Untuk Buruh

Kapolda Sumut, Irjen Pol. Agus Andrianto, menyapa ribuan buruh di Lapangan Merdeka Medan, Rabu (1/5)

(jw/eal)

Rabu, 1 Mei 2019 | 17:00

Analisadaily (Medan) - Dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day), Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara menggelar panggung hiburan dengan mengusung tema 'Pesta Kuliner Buruh dan Masyarakat' di Lapangan Merdeka, Medan, Rabu (1/5) siang.

Pantauan Analisadaily.com, ribuan buruh dari berbagai elemen seperti Serikat Buruh Medan Independen (SBMI), Serikat Buruh Sumatera Utara (SBSU), Serikat Pekerjaan Rumah (SPR), Serikat Pekerja Nasional (SPN) Sumatera Utara, serta elemen buruh lainnya tampak menikmati panggung hiburan tersebut.

May Day kali ini juga diisi dengan berbagai perlombaan seperti joget balon, tarik tambang, panjat pinang, pukul guling di atas air, musik serta lucky draw dengan hadiah barang elektronik, sepeda gunung hingga sepeda motor.

Suryani (35), salah seorang buruh yang bekerja di sebuah pabrik di Kabupaten Deli Serdang. Dia mengaku ikut acara tersebut karena ingin mendapat lucky draw.

"Saya sudah dua tahun ikut peringatan Hari Buruh seperti ini dan tahun ini saya ingin dapat lucky draw. Tapi belum pernah berhasil," kata Suryani.

Sementara itu Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Tatan Dirsan Atmaja, menjelaskan bahwa pihaknya bersama instansi terkait bekerjasama dengan berbagai organisasi buruh dalam merayakan Hari Buruh di Lapangan Merdeka sebagai ajang silaturahmi dan menjalin persaudaraan.

Buruh dan polisi lomba panjat pinang di Lapangan Merdeka Medan, Rabu (1/5)

Buruh dan polisi lomba panjat pinang di Lapangan Merdeka Medan, Rabu (1/5)

"Di hari buruh ini kita buat hiburan untuk buruh dan masyarakat. Ada donor darah dan beberapa permainan yang kita lakukan, dan berbagai hadiah menarik yang memberi semangat bagi buruh. Buruh ada beberapa elemen dari Medan dan sekitarnya. Jumlahnya sekitar 6 sampai 7 ribu orang," jelasnya.

Tatan berharap di Hari Buruh semua pihak bisa menjaga keamanan dan ketertiban walaupun ada sebagian buruh yang tetap melakukan aksi unjuk rasa.

"Harapannya dari sisi keamanan kita sama-sama menjaga kamtibmas, kita tetap men-support pahlawan-pahlawan devisa dalam hal ini saudara-saudara buruh," imbaunya.

"Nah, untuk sebagian buruh yang melakukan aksi unjuk rasa kita tetap mendukung dan berkoordinasi dengan mereka. Aksi itu tidak dilarang sepanjang ada pemberitahuan, kita akan melaksanakan pengamanan. Harusnyaa saat berpesta marilah berpesta. Namun itu hak masing-masing, tapi kita tetap jaga kondusifitas di Sumut," pungkas Tatan.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar