Mata Najwa di Medan Akan Masuk Rekor MURI

Mata Najwa di Medan Akan Masuk Rekor MURI

Najwa Shihab saat berada di atas panggung dan menyapa para undangan yang hadir di Gedung Serbaguna, Jumat (17/3)

(eal/csp)

Jumat, 17 Maret 2017 | 16:10

Analisadaily (Medan) - Najwa Shihab mengaku antusias ketika pertama kali masuk ke Gedung Serbaguna Pemprvsu, tempat acara yang dipimpinnya berlangsung. Dia mengatakan, sekitar 13.500 peserta menghadiri Mata Najwa On Stage dengan tema 'Kita Anti Korupsi' di Medan, Jumat (17/3).

"Saya tadi tanya ke panitia registrasi, ada 13.500 peserta yang hadir ke acara Mata Najwa kali ini. Luar biasa. Ini sepertinya akan masuk rekor MURI dengan peserta On Stage terbanyak," kata Najwa Shihab.

Najwa mengaku sangat senang ketika Mata Najwa kembali dijadwalkan berlangsung di Kota Medan. Sebab menurutnya, mahasiswa di Medan memiliki nalar kritis dan sangat kreatif.

"Terakhir kali tampil di Medan empat tahun lalu di Universitas Sumatera Utara. Medan anak mudanya kreatif dan kritis. Sehingga tepat jika kita angkat tema ‘Kita Anti Korupsi’. Korupsi adalah virus paling mematikan di negeri ini. Mereka menggarong uang rakyat," ujar Najwa.

"Kita bicara korupsi, yang paling penting adalah apa yang bisa kita lakukan bersama sebagai rakyat untuk melawan korupsi."

Sebelum berlangsung sesi dialog, Najwa Shihab sebagai tuan rumah Mata Najwa terlebih dahulu mengajak para narasumber untuk mengulas hal hal seputar Medan.

"Ketika saya tadi bangun pagi jam 6, saya langsung teringat dengan titi gantung di depan Lapangan Merdeka. Saya dulu jurusan fisika. Waktu pertama kali saya membaca buku tentang nuklir, saya dapat buku di titi gantung," kata Komisioner KPK, Saut Situmorang.

Saat Najwa Shihab berbincang dengan narasumber

Saat Najwa Shihab berbincang dengan narasumber

Sementara Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi mengatakan, tempat di Sumut yang paling romantis adalah Sembahe di Kabupaten Deli Serdang.

Dari lima narasumber yang dihadirkan dalam Mata Najwa On Stage di Kota Medan, empat diantaranya berasal dari Sumatera Utara.

Selain Saut Situmorang dan Tengku Erry Nuradi, turut hadir sebagai narasumber Menkumham, Yasonna Laoly dan Anggota Komisi III DPR RI, Trimedya Panjaitan. Sedangkan satu narasumber lainnya adalah aktivis anti korupsi dari Pukat UGM, Zainal Arifin Mochtar.

(eal/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar