Masyarakat Sumut Peduli NKRI Geruduk Kantor DPW PKS Sumut

Masyarakat Sumut Peduli NKRI Geruduk Kantor DPW PKS Sumut

Aliansi Masyarakat Sumut Peduli NKRI berunjuk rasa di depan Kantor DPW PKS Sumut, Senin (10/9)

(jw/eal)

Senin, 10 September 2018 | 17:44

Analisadaily (Medan) - Ratusan masyarakat yang menamakan diri sebagai Aliansi Masyarakat Sumut Peduli NKRI berunjuk rasa di depan Kantor Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sumatera Utara di Jalan Kenanga Raya, Medan, Senin (10/9).

Dalam unjuk rasa tersebut, massa meminta agar PKS membubarkan gerakan #2019GantiPresiden. Para pengunjung rasa menilai PKS sebagai salah satu pihak yang memprakarsai gerakan tersebut.

Koordinator aksi, Syahril mengatakan, gerakan #2019GantiPresiden merupakan gerakan pemecah kesatuan dan persatuan bangsa. Gerakan itu menurut mereka sebagai upaya percobaan makar di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Gerakan tagar 2019GantiPresiden adalah gerakan terselubung ingin mengganti Pancasila menjadi paham khilafah di NKRI. Kami ingin Sumut damai NKRI harga mati. Jangan adu domba kami, Sumut cinta damai," tegas Syahril.

Para pengunjuk rasa juga meminta agar jangan digunakan isu SARA hingga akhirnya menimbulkan polarisasi di masyarakat.

Aliansi Masyarakat Sumut Peduli NKRI berunjuk rasa di depan Kantor DPW PKS Sumut, Senin (10/9)

Aliansi Masyarakat Sumut Peduli NKRI berunjuk rasa di depan Kantor DPW PKS Sumut, Senin (10/9)

"Berdemokrasilah dengan sehat, jangan bawa isu agama yang bisa meresahkan masyarakat," imbaunya.

Dalam aksi tersebut, para pengunjuk rasa membawa spanduk dan poster yang bertuliskan beragam kritik terhadap PKS, termasuk 'PKS jangan gunakan isu SARA' dan 'Masyarakat berdemokrasi dengan sehat, jangan bawa isu agama yang dapat meresahkan masyarakat Sumut'.

"Jika tidak ditanggapi aksi ini, kami akan menurunkan massa yang lebih banyak lagi," pungkas Syahril.

(jw/eal)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar