Masyarakat Minang Sumut: Pemprov Sumbar Harus Clean and Clear

Masyarakat Minang Sumut: Pemprov Sumbar Harus Clean and Clear

Ketua Ikatan Bonjol Sambilan Nagari (IKBSN) Sumut, Zul Adha

(rel/eal)

Jumat, 2 September 2016 | 08:57

Analisadaily (Medan) - Masyarakat minang di Sumatera Utara menyampaikan petisi yang bersifat membangun untuk kampung halaman mereka di Sumatera Barat. Petisi itu dibacakan langsung oleh Zul Adha, Tokoh Masyarakat Pasaman yang juga Ketua Ikatan Bonjol Sambilan Nagari (IKBSN) Sumut, disela-sela acara Silaturahmi Akbar BM-3 Sumut di Gedung Micc Medan, Rabu (31/8) kemarin.

Dalam petisi tersebut, Zul Adha menyampaikan apresiasi atas jalannya pemerintahan Provinsi Sumatera Barat yang dinilai sudah cukup baik, mulai dari pelayanan sampai promosi wisata, termasuk Tour de Singkarak yang tahun ini etape ketiga diawali dengan start dari tugu equator Bonjol Pasaman, Sumatera Barat.

Adha juga mengatakan, masyarakat minang yang ada di Sumatera Utara tidak ingin mendengar kabar buruk dari tanah kelahiran, misalnya ada pejabat pemerintah yang tersangkut kasus korupsi. Namun masyarakat minang Sumut menginginkan pemerintahan yang clean and clear di Sumatera Barat.

"Walau pun pikiran dan fisik kami di rantau, tetapi hati kami tetap mencintai ranah minang," kata Zul Adha kepada Analisadaily.com di Medan, Jumat (2/9).

Dalam kesempatan itu juga disampaikan keluhan masyarakat minang di rantau, yakni setiap hari raya idul fitri dengan tradisi mudiknya, masyarakat masih merasakan kemacetan yang sangat parah, terutama menuju Kota Bukit Tinggi.

Selain itu, Zul Adha menghimbau pemerintah agar memperhatikan harga makanan di daerah wisata Sumatera Barat karena dinilai sangat mahal dan jauh dari harga normal. Hal ini sangat mengganggu masyarakat yang pulang ke kampung halaman dan bisa merusak citra wisata Sumatera Barat.

Setelah dibacakan, petisi ini diberikan langsung secara simbolik kepada Wakil Gubernur Sumatera Barat, Nasrul Abit.

Sementara Wagub Sumbar, Nasrul Abit, menyambut baik petisi ini. Menurutnya, walau merantau, warga minang tetap berkontribusi positif bagi ranah rantaunya sekaligus bagi kampung halamannya.

Silaturahmi akbar BM3 Sumut turut dihadiri Gubernur Sumatera Utara, Tengku Erry Nuradi, Ketua Umum BM3 Sumut, Syahruddin Ali; anggota DPRD Sumut, Aripay Tambunan, pengusaha, Rosihan Arbie; Direktur Keuangan dan Administrasi PDAM Tirtanadi, Arif Haryadian; para Ketua BM3 se-Sumut, para ketua Puak se-Sumut, tokoh masyarakat Minang dan perwakilan organisasi lintas etnis Sumut serta undangan lainnya.

(rel/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar