Masyarakat Diimbau Jangan Termakan Isu Soal Gempa Susulan

Masyarakat Diimbau Jangan Termakan Isu Soal Gempa Susulan

BMKG

(rel/rzd)

Sabtu, 3 Agustus 2019 | 16:41

Analisadaily (Jakarta) - Terkait dengan berkembangnya berita yang viral di media sosial akan terjadi gempa besar berkekuatan 9,0 Mahnitude pasca terjadinya gempa Banten 6,9 Magnitude, BMKG menyatakan hal itu tidak benar.

“Isu yang berkembang tersebut tidak benar, karena peristiwa gempa bumi hingga saat ini belum dapat diprediksi oleh siapapun, kapan, di mana, dan berapa kekuatannya,” kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Rahmat Triyono, Sabtu (3/8).

Dijelaskannya, gempa bumi terjadi akibat deformasi batuan yang secara tiba-tiba pada sumber gempa sebelumnya mengalami akumulasi medan tegangan (stress) di zona tersebut. Pengaruh penjalaran stress untuk proses  selanjutnya secara kuantitatif masih sulit untuk diketahui.

Teori yang berkembang saat ini baru dapat menjelaskan, sebuah gempabumi utama dapat membangkitkan atau memicu aftershocks dan masih sulit untuk memperkirakan gempa besar rentetannya seperti beberapa kasus gempabumi doublet, triplet (dua atau tiga kejadian gempabumi tektonik dlm waktu dan lokasi yg relatif berdekatan), dan seterusnya.

“Masyarakat dihimbau agar tetap tenang, namun waspada dan tidak percaya kepada isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya,” jelasnya.

Lebih penting dan urgent adalah, melakukan langkah-langkah mitigasi terkait kesiapan sebelum, saat, dan setelah terjadi gempa bumi. Siapkan bangunan rumah sesuai dengan konstruksi aman gempa, siapkan perabotan-perabotan yang kuat dan dapat menjadi tempat perlindungan sementara saat terjadi gempa.

“Juga siapkan jalur evakuasi yang aman di lingkungan tempat tinggal, selanjutnya terus berlatih untuk evakuasi mandiri, dan terus monitor info BMKG, melalui sosial media, mobile Apps, website, ataupun kanal-kanal resmi BMKG,” sebutnya.

(rel/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar