Masyarakat Belawan Bahari Olah Sampah Plastik Jadi Paving Block

Masyarakat Belawan Bahari Olah Sampah Plastik Jadi Paving Block

Proses pengolahan

(jw/rzd)

Senin, 22 Oktober 2018 | 23:49

Analisadaily (Medan) - Untuk memanfaatkan sampah menjadi bahan yang mempunyai nilai ekonomis, masyarakat yang berada di Kelurahan Belawan Bahari membuat kegiatan mengolah sampah plastik sebagai bahan pembuatan paving block.

Kegiatan tersebut merupakan inisiasi dari Yayasan Fajar Sejahtera Indonesia (YAFSI) kepada Karang Taruna Belawan Bahari, yang melakukan kegiatan pendampingan program Bank Sampah sejak awal tahun 2018 untuk masyarakat yang berada di sepanjang bantaran Sungai Deli.

"Nah, salah satu tujuan kita adalah mengelola sampah plastik yang kerap menghambat aliran sungai, sebagai bahan pembuatan paving block," kata pembina YAFSI, Bambang F. Wibowo, Senin (22/10).

Menurut Bambang, tumpukan sampah plastik yang selalu dikeluhkan masyarakat saat ini mulai menemukan titik terang setelah didaur ulang oleh para remaja dan pemuda Kelurahan Belawan Bahari. Mereka mengubah sampah plastik menjadi paving block.

"Para masyarakat dan remaja di sana saat ini sudah mulai mengumpulkan sampah plastik untuk dimanfaatkan menjadi paving blok," ucapnya.

Pengurus Karang Taruna Belawan Bahari, Arifin, mengajak para remaja dan pemuda mengolah sampah plastik menjadi paving block yang multiguna.

"Masalah sampah plastik sudah puluhan tahun terjadi di kampung kami ini. Lingkungan jadi kotor dan menjadi sumber penyakit. Bisa sampai ratusan tahun sampah plastik ini untuk hancur di tanah. Mendingan kita olah, kan bermanfaat," ujarnya.

Bagi Arifin, tekad kuat dirinya ini bukan tanpa alasan, sampah plastik yang menggurita di hampir tiap sudut rumah, selokan, hingga sungai, bisa menjadi modal usaha ekonomi kreatif untuk diolah.

"Soalnya bahan baku paving block ini 100 persen dari plastik. Dan ini bahannya berlimpah di Belawan Bahari," ungkapnya.

Arifin menjelaskan, proses membuat paving block sangat sederhana, sampah plastik yang akan diolah dilelehkan terlebih dulu di dalam tungku. Setelah seluruh bahan dasar yang telah mencair itu dimasukkan ke dalam wadah cetakan besi untuk dicetak.

"Sekitar 15 sampai 20 menit cetakan ini seluruhnya mengeras. Setidaknya dibutuhkan 1,5 sampai 2 kilogram sampah plastik kering untuk menghasilkan 1 paving block dengan berat 1,1 kilogram," tambah Arifin.

(jw/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar