Masyarakat Antusias Daftar Anggota PPK dan PPS

Masyarakat Antusias Daftar Anggota PPK dan PPS

Pendaftaran anggota PPS dan PPK, Minggu (15/10).

(aa/rzp)

Minggu, 15 Oktober 2017 | 21:16

Analisadaily (Medan) - Masyarakat Kota Medan cukup antusias untuk menjadi calon anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Petugas Pemungutan Suara (PPS) untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Pilgubsu) 2018.

Hal itu dikatakan komisioner KPU Kota Medan, Agussyah Damanik, kepada Analisadaily.com, Minggu (15/10). Disebutkan, sejak hari pertama dibukanya pendaftaran pada Jumat (13/10) lalu sampai penutupan hari ketiga yang terus didatangi para pelamar dari berbagai penjuru sudut Kota Medan.

“Sampai hari ketiga pendaftaran ditutup, sudah sekitar 80-an orang yang sudah mendaftar untuk menjadi PPK dan PPS. Para pelamar juga datang dari berbagai macam profesi," kata Agus.

Ia menambahkan, jumlah pendaftar diprediksi akan terus bertambah karena masih akan dibuka sampai tanggal 20 Oktober 2017 mendatang.

“Bagi yang melamar dapat langsung mendatangi kantor KPU Medan, Jalan Kejaksaan, pada pukul 08.00-16.00 WIB. Antusias masyarakat Kota Medan juga terlihat karena pada hari libur mereka juga datang untuk mendaftar,” tambahnya.

Lebih lanjut ia menerangkan, pembentukan penyelenggara badan ad hoc (PPK dan PPS) ini sesuai dengan Undang-undang Nomor 10 Tahun 2016 dan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 12 Tahun 2017.

“Untuk PPK jumlahnya 5 orang setiap kecamatan dan PPS 3 orang tiap kelurahan, sedangkan bagi para peserta yang ingin menjadi penyelenggara badan ad hoc ini minimal berusia 17 tahun,” sebutnya.

Selain usia minimal 17 tahun, adapun sejumlah syarat lainnya yakni bukan anggota partai politik yang dinyatakan dengan surat pernyataan minimal dalam jangka waktu 5 tahun, berdomisili di wilayah kerja PPK-PPS, bebas narkoba, dan pendidikan minimal SLTA sederajat.

Lalu tidak pernah dipidana penjara dengan putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap dengan ancaman pidana penjara 5 tahun atau lebih, tidak terkena sanksi pemberhentian tetap oleh KPU/KIP Kabupaten/kota atau DKPP, belum pernah menjabat 2 kali sebagai anggota PPK dan PPS dalam kurun masa periode Pemilu sebelumnya.

(aa/rzp)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar