Masuk Gorong-gorong di Jalan Menteng Raya, Ini yang Dilakukan Akhyar

Masuk Gorong-gorong di Jalan Menteng Raya, Ini yang Dilakukan Akhyar

Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, masuk gorong-gorong, Selasa (20/3).

(aa/rzd)

Selasa, 20 Maret 2018 | 21:23

Analisadaily (Medan) - Wakil Wali Kota Medan, Akhyar Nasution, langsung turun masuk ke dalam drainase besar di Jalan Menteng Raya, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai.

Menggunakan sepatu bot kuning, Akhyar memasuki gorong-gorong besar dan gelap yang bersekat dua untuk melihat secara langsung penyumbatan yang terjadi persis di sebelah Kantor Kelurahan Binjai.

Kondisi itu menyebabkan warga yang bermukim di Jalan Pelajar Ujung, Jalan Rahayu dan Jalan Benteng menjadi langganan banjir setiap kali hujan deras turun. Akhyar meminta kepada Dinas Pekerjaan Umum (PU) membongkar dinding beton yang menyumbat drainase besar tersebut.

Puluhan pekerja, alat-alat berat serta belasan truk diturunkan untuk mendukung kelancaran pembongkaran serta normalisasi drainase tersebut.

“Kita minta Dinas PU untuk menjebol dinding yang membatasi drainase sebelah utara Jalan Menteng Raya, agar aliran dari Sungai Sulang Saling bisa menembus drainase besar. Selanjutnya menuju pembuangan ke Sungai denai,” kata Akhyar, Selasa (20/3).

“Mudah-mudahan dengan penjebolan yang dilakukan, aliran air menuju pembuangan ke Sungai Denai berjalan lancar. Dengan demikian kawasan yang selama ini menjadi langganan banjir bisa teratasi,” tambahnya.

Di samping melakukan pembongkaran dinding, petugas Dinas PU dan Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (P3SU) Kecamatan Medan Denai bahu-membahu membersihkan tumpukan sampah dari dalam drainase guna mendukung kelancaran air mengalir.

Anggota DPRD Medan sekaligus tokoh masyarakat sekitar, Sabar Syamsura Sitepu, yang turut menyaksikan normalisasi sangat mengapresiasi gerak cepat yang dilakukan Pemko Medan untuk menindaklanjuti keluhan warga.

“Ini membuktikan Pemko begitu tanggap dengan keluhan yang terjadi. Kita berharap gerakan cepat yang dilakukan ini diikuti dengan dukungan penuh warga. Sebab, apapun hasil normalisasi maupun pembangunan yang telah dilakukan Pemko akan kembali menjadi sia-sia tanpa didukung masyarakat untuk merawatnya,” kata Sabar.

(aa/rzd)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar