Massa Aksi Sempat Dorong-dorongan Dengan Petugas

Massa Aksi Sempat Dorong-dorongan Dengan Petugas

Polisi dan pengunjuk rasa saat berada di depan kantor Gubernur Sumatera Utara, Selasa (6/11)

(jw/csp)

Selasa, 6 November 2018 | 16:20

Analisadaily (Medan) - Demonstrasi ratusan buruh dari Aliansi Pekerja/Buruh Daerah Sumatera Utara (APBD-SU) di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Selasa (6/11), sempat memanas karena pengunjuk rasa mencoba memasuki kantor Gubernur.

Koordinator aksi yang berdiri di atas mobil komando meminta massa maju ke depan pagar Kantor Gubsu, namun mereka dihalang petugas kepolisian, yang sudah berjaga sebelum aksi digelar. Sehingga terjadi aksi dorong-dorongan.

"Kepada para pengunjuk rasa maju satu langkah," ucap salah satu koordinator aksi, Amin Basri.

Melihat massa mendekat, pihak kepolisian pun merapat untuk menghadang massa aksi. Tidak lama setelah dihadang aksi dorong-dorongan mereda dan massa aksi kembali mundur dari pagar. Situasi pun kembali kondusif.

Ratusan massa dari APBD-SU berunjuk rasa untuk meminta Gubernur Sumut agar merevisi UMP 2019. Selain itu, mereka juga meminta Gubsu untuk menyampaikan rekomendasi kepada Presiden supaya mencabut PP nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan.

Bukan hanya itu, massa juga menolak formula kenaikan upah minimum dengan rumus inflasi ditambah pertumbuhan ekonomi, dan meminta agar struktur dan skala kenaikan upah menjadi wajib dilaksanakan terutama bagi pekerja atau buruh yang memiliki masa kerja diatas 1 tahun.

(jw/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar