Masalah Sepele, Algofur Meninggal Dunia Kena Sabetan Parang

Masalah Sepele, Algofur Meninggal Dunia Kena Sabetan Parang

Pelaku DD saat diamankan petugas gabungan Polsek Mardinding, Satreskrim Polres Tanah Karo, dan Ditreskrimum Polda Sumut, Rabu (7/8)

Rabu, 7 Agustus 2019 | 14:49

Analisadaily (Tanah Karo) - Kasus pembunuhan seorang pria di Desa Rambah Tampu, Kecamatan Lau Baleng, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, akhirnya terungkap setelah polisi mengamankan pelaku yang melarikan diri ke Riau.

Dari informasi yang diperoleh, korban Algofur (32), warga Desa Rambah Tampu, Kecamatan Lau Baleng, Kabupaten Karo, diduga dibunuh pelaku DD (17) yang merupakan warga Dusun IV Desa Perupuk, Kecamatan Lima Puluh, Kabupaten Batu Bara.

Kasat Reskrim Polres Tanah Karo, AKP Ras Maju Tarigan mengatakan, motif pembunuhan itu terungkap setelah pelaku DD ditangkap petugas gabungan Polsek Mardinding, Satreskrim Polres Tanah Karo, dan Ditreskrimum Polda Sumut.

"Tersangka kita amankan di tempat pelariannya di Jalan Maharaja Indra, Pangkalan Kerinci Kota, Pangkalan Kerinci, Pelalawan, Riau, pada Jumat (2/8) pukul 15.30 WIB," kata AKP Ras Maju Tarigan kepada Analisadaily.com, Rabu (7/8).

Ras Maju menjelaskan, DD merantau menjadi petani di Desa Rambah Tampu, Lau Baleng, Karo, bersama korban Algofur. Saat diinterogasi, DD mengakui melakukan aksi tidak manusiawinya. "Pemicunya, masalah sepele, gara-gara handphone," tuturnya.

Kejadian tersebut, kata AKP Ras Maju Tarigan, pada Minggu (28/7) kemarin, saat itu korban dan pelaku sama-sama tidur di ruang tamu rumah mertua korban.

"Sekitar pukul 08.00 WIB, pelaku terbangun dari tidur, tiba-tiba korban menendang handphone milik DD yang pada saat itu sedang di cas," jelasnya.

Selanjutnya korban di tegur pelaku, namun korban malah mempelototi pelaku dan korban mengajak DD berkelahi.

"Pada saat itu korban mengambil sebilah broti untuk memukul pelaku, namun pelaku lari dan mengambil parang ke dapur. Selanjutnya pelaku langsung membacok leher korban sebelah kiri dan menggorok leher korban dari depan," terang Ras Maju.

Kemudian, lanjut Ras Maju, pelaku menyeret korban ke kamar dan mengunci pintu rumah dari luar. Setelah itu pelaku melarikan diri ke Pantai Cermin dengan menggunakan angkutan umum, dan dari Pantai Cermin pelaku melarikan diri ke Kecamatan Batang Pranap, Riau.

Dalam kasus ini petugas mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya sebilah parang yang ditemukan di lokasi kejadian, satu potong celana milik pelaku yang digunakan pada saat kejadian, dan satu handphone milik pelaku.

"Saat ini tersangka masih diamankan dan diproses di Mapolsek Mardinding," pungkasnya.

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar