Mahasiswa Minta Polisi Usut Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Sumut

Mahasiswa Minta Polisi Usut Dugaan Ijazah Palsu Anggota DPRD Sumut

Unjukrasa Basmi Sumut di Mapolda Sumut, Kamis (10/10)

(rel/eal)

Kamis, 10 Oktober 2019 | 15:01

Analisadaily (Medan) - Puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Barisan Mahasiswa Islam (Basmi) Sumatera Utara mendatangi Markas Kepolisian Daerah (Mapolda) Sumatera Utara, Kamis (10/10).

Mahasiswa meminta polisi agar mengusut kasus dugaan pemalsuan ijazah yang dilakukan seorang DPRD Sumatera Utara.

Koordinator aksi, Luki Hermawan mengatakan, ada kejanggalan yang terjadi pada ijazah SMP anggota dewan dari Partai Demokrat tersebut, seperti tanggal lahir dan tahun menyelesaikan pendidikan.

"Jika hal tersebut benar terjadi, polisi harus memberikan tindakan tegas kepada dirinya, sebab apa yang dilakukan tentu sangat bertentangan dengan aturan yang ada," ujar Luki.

Selain itu, sambungnya, anggota dewan tersebut dianggap telah mencoreng lembaga pendidikan dan lembaga legislatif.

"Orang seperti dia tidak cocok menjadi wakil rakyat, tidak cocok menjadi penyambung lidah rakyat di parlemen, sebab di awal dia telah membohongi mandat rakyat yang diberikan kepadanya," tegas Luki.

Luki menambahkan, polisi harus segera mengambil langkah tegas mengenai hal ini. Sementara yang bersangkutan diimbau agar mengundurkan diri.

"Santoso alias Haji Ribut harus segera mengundurkan diri dari anggota DPRD Sumatera Utara, dia tidak pantas menjadi wakil rakyat. Masyarakat merasa malu melihat tindakannya," tukas Luki.

(rel/eal)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar