Madrasah BootCamp Diikuti 80 Pelajar

Madrasah BootCamp Diikuti 80 Pelajar

Madrasah BootCamp

(rel/rzd)

Jumat, 19 Juli 2019 | 11:27

Analisadaily (Jakarta) - Berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah di bidang pengembangan pendidikan, XL Axiata kerja sama dengan Kementerian Agama Republik Indonesia (Kemenag) telah meluncurkan program Madrasah Aliyah 4.0 pada akhir Mei 2019.

Untuk mewujudkan komitmen tersebut, kedua belah pihak menggelar program Madrasah BootCamp yang diikuti 80 pelajar dari 40 Madrasah Aliyah (MA). Seluruh peserta dipilih secara langsung oleh Kemenag.

Program ini dibuka secara langsung oleh Group Head People Service XL Axiata, M. Hira Kurnia bersama Direktur Kurikulum Sarana dan Prasarana Kelembagaan & Kesiswaan, Kementerian Agama, Umar, di Bogor.

Chief Human Capital Officer XL Axiata, Rudi Afandi, menyatakan, penyelenggaraan program ini dilengkapi dengan pelatihan pengembangan soft skill dengan kurikulum yang telah teruji.

“Kami juga melibatkan sejumlah karyawan untuk turut serta berpartisipasi mendukung kegiatan ini. Kami berharap penyelenggaraan program ini dapat memberikan manfaat dan menjadi bekal Pendidikan bagi para peserta,” kata Rudi, Jumat (19/7).

Direktur Kurikulum Sarana dan Prasarana Kelembagaan & Kesiswaan, Kementerian Agama, Umar mengatakan, program ini sejalan dengan visi pihaknya untuk mewujudkan Madrasah Goesto Digital.

“Kami berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh melalui beragam program yang dikemas untuk menumbuhkan semangat digitalisasi di tengah para pelajar,” ujarnya.

Didahului dengan pendistribusian fasilitas internet berkecepatan tinggi ke lebih dari 800 MA sepanjang 2018-2019, kini XL Axiata menghadirkan Madrasah BootCamp, sebuah camp yang mengusung konsep digital pertama dan melibatkan pelajar dari MA.

Saat ini pemerintah terus menyempurnakan kurikulum pendidikan yang peka terhadap perkembangan teknologi digital. Upaya ini diharapkan mendapatkan dukungan penuh dari kepala sekolah dan guru-guru untuk mengubah metode pembelajaran dengan memanfaatkan teknologi yang berkembang saat ini.

MadrasahAliyah Leadership BootCamp ini khusus dirancang agar seluruh peserta dapat terlibat secara aktif dan intensif pada setiap sesi. Para peserta mendapatkan serangkaian pelatihan untuk mengenalkan dan mempersiapkan diri memasuki revolusi industri 4.0.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis oleh APJII pada 2018, memperlihatkan bahwa usia 15-19 tahun dengan profesi pelajar adalah usia pengguna internet tertinggi mencapai 91%. Angka ini memperlihatkan bahwa penetrasi internet di kalangan pelajar seperti Madrasah Aliyah/SMA/SMK mengalami pertumbuhan yang sangat cepat.

XL Axiata berharap program ini dapat menelurkan generasi calon pemimpin berkualitas yang berasalah dari MA. Meningkatkan kemampuan komunikasi secara efektif, membentuk cara berpikir kritis dan kreatif, melatih kemampuan mencari solusi dengan cara yang lebih efektif.

(rel/rzd)

Berita Terkait :

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar