Longsor di Negekeo Menelan Korban Jiwa, 3 Tewas

Longsor di Negekeo Menelan Korban Jiwa, 3 Tewas

Masyarakat berada di lokasi longsor untuk melakukan evakuasi terhadap korban (BNPB/SutopoPurwoNugroho)

(rel/csp)

Senin, 12 November 2018 | 20:39

Analisadaily (Nusa Tenggara Timur) - Bencana longsor terjadi di Selalejo Timur Kecamatan Maponggo, Kabupaten Negekeo, Nusa Tenggara Timur pada Senin (12/11) pukul 07.00 WITA.

Hujan deras yang berlangsung sejak Minggu malam hingga Senin pagi telah menyebabkan longsor menimbun 5 unit rumah. Akibatnya, tiga orang meninggal dunia akibat tertimbun longsor.

“Ketiganya Paulus Loi (70),  Paulina Makmuku (45) dan Damanus Labo (25). Sebanyak 5 KK atau 22 jiwa terdampak longsor,” Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho sebagaimana informasi yang diterima Analisadaily.com.

BPBD Kabupaten Nagekeo dan aparat setelah telah mengevakuasi korban. Bantuan disalurkan untuk korban terdampak.

Sementara itu, lanjut Sutopo, pencarian korban di Desa Sukamayu Mohili Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara yang terjadi, Minggu (10/11) pukul 08.45 WIB masih terus dilakukan oleh tim SAR gabungan.

“Dari 7 orang yang tertimbun longsor, satu orang telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. Enam orang diduga masih tertimbun longsor,” tambah Sutopo.

Tim SAR gabungan dari BPBD, Basarnas, TNI, Polri, SKPD, relawan dan masyarakat masih melakukan pencarian. Kendala di lapangan, jalan yang berlumpur, berbatuan dan bergelombang menyulitkan akses ke lokasi. Areal longsoran juga luas dan tebal. Alat berat diperlukan untuk membantu mencari korban.

Bencana longsor terus mengancam masyarakat seiring meningkatnya curah hujan. Pada tahun 2015-2017 longsor adalah bencana yang paling mematikan. Artinya bencana longsor adalah bencana yang paling banyak menimbulkan korban jiwa.

Jutaan masyarakat terpapar dari bahaya longsor dengan kemampuan mitigasi yang sangat minim. Itulah yang terjadi, saat hujan deras terjadi longsor dan akhirnya menimbulkan korban jiwa.

Sutopo mengingatkan, masyarakat dan Pemda dihimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi longsor. Peta daerah rawan longsor dapat diunduh di website Badan Geologi. Beberapa tips menghadapi longsor dapat diunduh di website BNPB.

(rel/csp)

Komentar

Komentar

Silahkan masuk atau daftar untuk memberikan komentar